Kisah Catar Akpol Jovanka Alfaudi, Santri yang Mahir Bahasa Arab hingga Spanyol
Minggu, 21 Juli 2024 - 15:05 WIB
loading...
alah satu catar Akpol 2024, Jovanka Alfaudi alias Jovan (19) berasal dari kalangan santri. Catar Akpol 2024 kelahiran Jakarta Utara, 16 Oktober 2004 itu mahir berbahasa Arab hingga Spanyol. FOTO/MPI/ELA SETIAWAN
A
A
A
SEMARANG - Salah satu calon Taruna Akademi Kepolisian ( Akpol ) 2024, Jovanka Alfaudi alias Jovan (19) berasal dari kalangan santri. Catar Akpol 2024 kelahiran Jakarta Utara, 16 Oktober 2004 itu mahir berbahasa Arab hingga Spanyol yang sehari-hari digunakan selama 4 tahun mondok di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al Islami, Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat.
Jovan yang berasal dari pengiriman Polda Metro Jaya, bukan dari keluarga kaya. Ayahnya, Wahludi asli Pemalang, Jawa Tengah adalah pensiunan PT Kereta Api Indonesia (KAI), sementara ibunya Dina Sumartini asli Magelang, Jateng, merupakan ibu rumah tangga.
Semangatnya menjadi Taruna Akpol, selain dorongan dari orang tua, para kiai, dan ustaz di pesantren, juga dipicu kakak pertamanya yakni Dimas ALS, jebolan Akmil 2016 yang kini berdinas di Sat-81/Gultor (Penanggulangan Teror) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Cijantung, Jakarta Timur.
Baca juga: Letjen TNI Paling Senior di Mabes TNI AD, Nomor 2 Mantan Danjen Kopassus
"Motivasi saya jadi seorang polisi, pertama abang saya dan keluarga. Kami dari keluarga biasa, abang saya mendaftar jadi Taruna Akmil pada tahun 2012, tidak ada keluarga tentara atau polisi, cuma miliki keyakinan dan semangat yang luar biasa. Abang saya selalu mengajarkan saya, bahwa keluarga kecil juga bisa meraih mimpi yaitu jadi seorang taruna," tutur Jovan.
Jovan yang berasal dari pengiriman Polda Metro Jaya, bukan dari keluarga kaya. Ayahnya, Wahludi asli Pemalang, Jawa Tengah adalah pensiunan PT Kereta Api Indonesia (KAI), sementara ibunya Dina Sumartini asli Magelang, Jateng, merupakan ibu rumah tangga.
Semangatnya menjadi Taruna Akpol, selain dorongan dari orang tua, para kiai, dan ustaz di pesantren, juga dipicu kakak pertamanya yakni Dimas ALS, jebolan Akmil 2016 yang kini berdinas di Sat-81/Gultor (Penanggulangan Teror) Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Cijantung, Jakarta Timur.
Baca juga: Letjen TNI Paling Senior di Mabes TNI AD, Nomor 2 Mantan Danjen Kopassus
"Motivasi saya jadi seorang polisi, pertama abang saya dan keluarga. Kami dari keluarga biasa, abang saya mendaftar jadi Taruna Akmil pada tahun 2012, tidak ada keluarga tentara atau polisi, cuma miliki keyakinan dan semangat yang luar biasa. Abang saya selalu mengajarkan saya, bahwa keluarga kecil juga bisa meraih mimpi yaitu jadi seorang taruna," tutur Jovan.
Lihat Juga :