Letjen TNI Paling Senior di Mabes TNI AD, Nomor 2 Mantan Danjen Kopassus
Minggu, 21 Juli 2024 - 05:15 WIB
loading...
Danpussenif Letjen TNI Teguh Muji Angkasa memimpin acara serah terima jabatan dan tradisi satuan Pussenif di Aula Jenderal Ahmad Yani, Pussenif, Bandung. Sabtu (4/5/2024). FOTO/X/@pen_pussenif
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah Perwira Tinggi (Pati) berpangkat Letjen TNI di Mabes TNI AD tergolong senior secara usia maupun tahun lulus dari Akademi Militer (Akmil). Salah satu di antaranya pernah mengemban jabatan sebagai Danjen Kopassus.
Letjen adalah singkatan dari Letnan Jenderal, pangkat bagi Pati TNI AD yang disimbolkan dengan tanda 3 bintang di pundak seragam. Para pemilik Letjen biasa disapa sebagai jenderal bintang 3.
Pangkat Letjen lebih rendah dari Jenderal (bintang empat) tapi lebih tinggi dari pangkat Brigadir Jenderal/Brigjen (bintang 1) dan Mayor Jenderal/Mayjen (bintang 2).
Baca juga: 8 Perwira Polda Sumut Masuk Daftar Mutasi Polri, Nomor Terakhir Jadi Sestama BIN
Di Mabes TNI Angkatan Darat saat ini terdapat sekitar 8 Pati berpangkat Letjen di Mabes TNI AD. Beberapa di antaranya tergolong senior. Siapa saja mereka?
![Letjen TNI Paling Senior di Mabes TNI AD, Nomor 2 Mantan Danjen Kopassus]()
FOTO/DOK.PUSSENIF
Jabatan : Staf Khusus KSAD
Lulusan Akmil : 1988
Usia : 57 tahun
Anton Nugroho termasuk Letjen senior di Mabes TNI AD. Lulusan Akmil 1988 itu kini menjabat sebagai Staf Khusus KSAD.
Berdasarkan riwayatnya, Anton Nugroho mengawali karier di militer sebagai Pama di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD. Pada periode 1989-1997, Pati yang kini berusia 57 tahun itu dipercaya menjadi Danunit, Dantim, Danden Pasi Grup 2/Kopassus.
Setelah menyelesaikan tugas pendidikan S2 pada 1999, Anton menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad. Dua tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Pabandya Binpers Kopassus, lalu dimutasi menjadi Danyon 22 Grup 2/Kopassus pada 2004.
Anton Nugroho mendapat promosi menjadi Dandim 0832/Surabaya Selatan pada 2005. Dua tahun kemudian dimutasi menadi Pabandya 3/Dikpa & LN Spaban II/BIndik Spersad.
Karier Anton terus menanjak. Pada 2010, dia dipromosikan menjadi Aspers Kasdam Iskandar Muda. Dua tahun kemudian dimutasi menjadi Dirbindik Akmil, lalu Danrem 163/Wirasatya (2013-2014), dan Paban II/Bindik Spersad (2015-2016).
Letjen adalah singkatan dari Letnan Jenderal, pangkat bagi Pati TNI AD yang disimbolkan dengan tanda 3 bintang di pundak seragam. Para pemilik Letjen biasa disapa sebagai jenderal bintang 3.
Pangkat Letjen lebih rendah dari Jenderal (bintang empat) tapi lebih tinggi dari pangkat Brigadir Jenderal/Brigjen (bintang 1) dan Mayor Jenderal/Mayjen (bintang 2).
Baca juga: 8 Perwira Polda Sumut Masuk Daftar Mutasi Polri, Nomor Terakhir Jadi Sestama BIN
Di Mabes TNI Angkatan Darat saat ini terdapat sekitar 8 Pati berpangkat Letjen di Mabes TNI AD. Beberapa di antaranya tergolong senior. Siapa saja mereka?
Letjen Senior di Mabes TNI AD:
1. Letjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS, MA

FOTO/DOK.PUSSENIF
Jabatan : Staf Khusus KSAD
Lulusan Akmil : 1988
Usia : 57 tahun
Anton Nugroho termasuk Letjen senior di Mabes TNI AD. Lulusan Akmil 1988 itu kini menjabat sebagai Staf Khusus KSAD.
Berdasarkan riwayatnya, Anton Nugroho mengawali karier di militer sebagai Pama di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD. Pada periode 1989-1997, Pati yang kini berusia 57 tahun itu dipercaya menjadi Danunit, Dantim, Danden Pasi Grup 2/Kopassus.
Setelah menyelesaikan tugas pendidikan S2 pada 1999, Anton menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad. Dua tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Pabandya Binpers Kopassus, lalu dimutasi menjadi Danyon 22 Grup 2/Kopassus pada 2004.
Anton Nugroho mendapat promosi menjadi Dandim 0832/Surabaya Selatan pada 2005. Dua tahun kemudian dimutasi menadi Pabandya 3/Dikpa & LN Spaban II/BIndik Spersad.
Karier Anton terus menanjak. Pada 2010, dia dipromosikan menjadi Aspers Kasdam Iskandar Muda. Dua tahun kemudian dimutasi menjadi Dirbindik Akmil, lalu Danrem 163/Wirasatya (2013-2014), dan Paban II/Bindik Spersad (2015-2016).
Lihat Juga :