Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Banten-Jatim
Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:41 WIB
loading...
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20-21 Juli 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 20-21 Juli 2024. Hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 8-25 knot.
Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.
Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat hingga 25 Juli Akibat Dua Bibit Siklon Tropis
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten-Jawa Barat, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh-Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang-Pulau Rote, Samudera Hindia Selatan Bali-Kupang, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata.
Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.
Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat hingga 25 Juli Akibat Dua Bibit Siklon Tropis
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Banten-Jawa Barat, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda dan Laut Arafuru," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (20/7/2024).
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh-Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas-Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan Kupang-Pulau Rote, Samudera Hindia Selatan Bali-Kupang, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata.
Lihat Juga :