Seleksi Pimpinan BPK Dinilai Cacat Prosedural

Kamis, 11 Juli 2019 - 20:02 WIB
Seleksi Pimpinan BPK...
Seleksi Pimpinan BPK Dinilai Cacat Prosedural
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Badget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai ada cacat prosedural dalam tahap seleksi administrasi yang dilakukan Tim Seleksi (Timsel) calon pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di DPR RI, yakni soal penilaian makalah yang dilakukan sepihak dengan tidak menghadirkan si calon.

“Itu namanya cacat prosedural. Kalau tidak dihadiri calon dalam penilaian makalah, dan mereka 32 calon yang gugur dapat mengadukannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), karena merasa dirugikan atas proses seleksi itu,” kata Uchok saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Menurut Uchok, seharusnya dalam penilaian sebuah makalah harus juga disertakan si pembuatnya, dan itu dilakukan secara terbuka seperti uji kelayakan dan kepatutan. Dan lagi, sesi penilaian makalah ini dinilai terlalu dini.

“Pemberian penilaian makalah calon ini terlalu dini. Seharusnya makalah itu dinilai ketika didengarkan pemaparannya dalam sesi uji kelayakan dan kepatutan,” jelas Uchok.

Perlu diketahui bahwa dari 32 calon anggota BPK yang dinyatakan gugur, empat di antaranya adalah auditor profesional yang memiliki certified public accountant (CPA).

Senada, mantan Komisioner Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Haryono Umar menyarankan agar anggota BPK sebaiknya adalah para auditor profesional yang telah memiliki kompetensi dengan memiliki CPA.

“Anggota BPK idealnya adalah para auditor profesional yang memiliki CPA serta sangat memahami audit korupsi. Selama ini yang terpilih menjadi pimpinan KPK adalah dari partai politik atau politisi,” kata Haryono saat dihubungi.

Haryono yang berlatar belakang sebagai auditor di BPK dan BPKP ini juga mengingatkan bahwa dalam proses seleksi calon pimpinan BPK, selain mengutamakan faktor kompetensi, juga mempertimbangkan independensinya.
(pur)
Berita Terkait
Kemnaker Bertekad Pertahankan...
Kemnaker Bertekad Pertahankan Opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
NATO Dinilai Belum Siap...
NATO Dinilai Belum Siap untuk Mengalahkan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved