Sosiolog UI: Judi Online Seperti Virus, Penyebarannya Tak Terbatas
Rabu, 17 Juli 2024 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Judi termasuk mencoba peruntungan, tapi probabilitas tidak menang sangat besar. "Karena pemilik judi online juga pasti cari uang. Judi online ini menantang karakter orang yang secara individu ingin coba-coba," tuturnya.
Di level komunitas, jika orang ada di komunitas yang sehat, saling mengingatkan, atau ada di komunitas agama, mungkin akan takut main judi online. Dia berpendapat, di komunitas agama judi online pasti tidak disukai.
"Kalau orang ada di komunitas judi online, itu memperbesar kemungkinan dia untuk ikut judi online. Yang penting, di mana komunitas dia berada tidak menekan dia secara individual untuk ikut judi online," ungkapnya.
Sedangkan dampak di masyarakat sangat jelas judi online melanggar hukum. “Masyarakat itu ada hubungannya dengan regulasi dan sanksi hukum. Masyarakat sudah dibekali, judi tidak boleh. Negara ini tidak pro terhadap judi baik onlline maupun offline,” pungkasnya.
Di level komunitas, jika orang ada di komunitas yang sehat, saling mengingatkan, atau ada di komunitas agama, mungkin akan takut main judi online. Dia berpendapat, di komunitas agama judi online pasti tidak disukai.
"Kalau orang ada di komunitas judi online, itu memperbesar kemungkinan dia untuk ikut judi online. Yang penting, di mana komunitas dia berada tidak menekan dia secara individual untuk ikut judi online," ungkapnya.
Sedangkan dampak di masyarakat sangat jelas judi online melanggar hukum. “Masyarakat itu ada hubungannya dengan regulasi dan sanksi hukum. Masyarakat sudah dibekali, judi tidak boleh. Negara ini tidak pro terhadap judi baik onlline maupun offline,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :