alexametrics

Pendaftar SBMPTN UNS Solo Tertinggi Kedua di Indonesia

loading...
Pendaftar SBMPTN UNS Solo Tertinggi Kedua di Indonesia
Ribuan peserta mengikuti SBMPTN di Istora Senayan, Jakarta. Foto/SINDOnews
A+ A-
SOLO - Jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mencapai 48.735 orang setelah resmi ditutup Senin (24/6) pukul 22.00 WIB. Jumlah pendaftar menduduki peringkat kedua nasional.

Dari 48.735 pendaftar di UNS, rincian untuk Prodi Sains dan Teknologi (Saintek) 24.293 pendaftar dan Prodi Sosial dan Hukum (Soshum) 24.442 pendaftar. “Secara nasional peminat SBMPTN UNS 2019 menempati peringkat kedua, peringkat pertama diraih Universitas Brawijaya dan peringkat ketiga diraih oleh Universitas Diponegoro,” ujar Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS 2019, Ahmad Yunus, Rabu (26/6/2019).

Terdapat lima prodi peminat tertinggi untuk Saintek di antaranya prodi Kedokteran, Psikologi, Teknik Sipil, Informatika dan Agroteknologi/ Agroekoteknologi. Sedangkan lima prodi peminat tertinggi Soshum adalah Ilmu Hukum, Manajemen, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ekonomi Pembangunan dan Ilmu Komunikasi.



Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Ravik Karsidi mengatakan, total jumlah pendaftar secara nasional mencapai 714.652 peserta. Dari jumlah tersebut, kata dia, peserta yang memilih kelompok Prodi Saintek sebanyak 360.329 atau 50.42% peserta. Kemudian yang memilih Prodi Soshum sebanyak 345.896 atau 48.40% peserta.

Adapun peserta yang memilih campuran (Saintek/Soshum) sebanyak 8.427 atau 1.18% peserta. Pengumuman hasil SBMPTN 2019 akan dilaksanakan secara serentak oleh semua PTN pada 9 Juli pukul 13.00 WIB.

“Dengan telah berakhirnya pendaftaran SBMPTN 2019, dengan ini LTMPT mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para peserta yang telah ikut berperan dalam pelaksanaan pendaftaran SBMPTN 2019,” kata Ravik Karsidi.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak