Rekontekstualisasi Semangat Jihad untuk Akhiri Gerakan Radikalisme dan Terorisme
Kamis, 11 Juli 2024 - 23:57 WIB
loading...
A
A
A
Abu Fida juga membahas tindakan Siska Nur Azizah, pelaku teror Mako Brimob 2018, yang baru-baru ini secara sukarela berikrar setia pada NKRI. Terlepas dari kontroversi tentang niat Siska Nur Azizah mengucapkan ikrar setia, Abu Fida menegaskan pentingnya berpikir positif dan menilai sesuatu berdasarkan kondisi lahiriahnya.
"Selama tidak ada bukti otentik bahwa Siska akan kembali ke pemikiran lamanya, kita harus menerima ikrarnya sebagai niat yang tulus," katanya.
Mengulas perubahan pola pergerakan terorisme di Indonesia, Abu Fida mengatakan sebenarnya jauh sebelum belakangan ini tersiar kabar JI dibubarkan, sudah ada banyak napiter yang terafiliasi dengan JI menyatakan insyaf.
"Bahwa tahun 2023 bisa dikatakan sebagai zero attack of terrorism atau tidak adanya serangan teroris. Ini bisa dianggap sebagai implikasi dari pembubaran JI, yang sebenarnya sudah beberapa kali terjadi penangkapan terhadap anggotanya, dan ikrar setia pada NKRI yang diucapkan oleh mantan anggota JI seperti Siska Nur Azizah," katanya.
Abu Fida juga menekankan pentingnya rekontekstualisasi atau penafsiran ulang ayat-ayat perintah berjihad dalam ajaran Islam agar sesuai dengan semangat NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Selama tidak ada bukti otentik bahwa Siska akan kembali ke pemikiran lamanya, kita harus menerima ikrarnya sebagai niat yang tulus," katanya.
Mengulas perubahan pola pergerakan terorisme di Indonesia, Abu Fida mengatakan sebenarnya jauh sebelum belakangan ini tersiar kabar JI dibubarkan, sudah ada banyak napiter yang terafiliasi dengan JI menyatakan insyaf.
"Bahwa tahun 2023 bisa dikatakan sebagai zero attack of terrorism atau tidak adanya serangan teroris. Ini bisa dianggap sebagai implikasi dari pembubaran JI, yang sebenarnya sudah beberapa kali terjadi penangkapan terhadap anggotanya, dan ikrar setia pada NKRI yang diucapkan oleh mantan anggota JI seperti Siska Nur Azizah," katanya.
Abu Fida juga menekankan pentingnya rekontekstualisasi atau penafsiran ulang ayat-ayat perintah berjihad dalam ajaran Islam agar sesuai dengan semangat NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Lihat Juga :