BKKBN Komitmen Menjaga Keseimbangan dan Angka Kelahiran Ideal di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:53 WIB
loading...
BKKBN Komitmen Menjaga...
Kepala BKKBN dokter Hasto menyebut pentingnya menjaga keseimbangan dan menjaga angka kelahiran ideal di Indonesia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Isu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) mewajibkan punya anak perempuan 1 dalam keluarga menuai pro dan kontra di masyarakat.

Kabar tersebut berawal ketika Kepala BKKBN dokter Hasto, menyampaikan pernyataan yang cukup menggelitik masyarakat. “Kami mempunyai target satu perempuan rata-rata melahirkan satu anak perempuan.”Pernyataan tersebut dilontarkan saat menyikapi angka kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR) di Indonesia yang sudah mencapai angka ideal 2,1 pada Jumat, 27 Juni 2024.

“Sebelumnya, mari kita garis bawahi bersama, penafsiran makna rata-rata. Pengertian rata-rata, merupakan perwakilan kuantitas dari sekelompok data. Besar kecilnya nilai rata-rata dipengaruhi oleh jumlah semua data dan banyaknya data. Dari penjelasan epic ini, makna rata-rata tidaklah sama dengan pengertian wajib,” ujar dokter Hasto di sela kegiatan “Sinergi dan Kolaborasi Tenaga Lini Lapangan untuk Mensukseskan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Jawa Tengah” (11/7/2024).

Baca juga: Soal Isu Wanita Harus Punya Satu Anak Perempuan, BKKBN: Bukan Mewajibkan

Penjelasannya, bukan lantas bermakna satu keluarga wajib mempunyai anak perempuan. Bisa jadi ada keluarga yang mempunyai dua anak laki-laki semua, atau justru mempunyai dua anak perempuan semua. "Kalau depan rumah saya punya anak perempuan dua, belakang saya enggak punya anak perempuan, pas sudah," katanya.

Di sisi lain, dokter Hasto menyebut pentingnya menghindari 4Terlalu dalam program Keluarga Berencana (KB) yaitu menghindari Terlalu muda, Terlalu tua, dan Terlalu dekat serta Terlalu banyak dalam perencanaan kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi, merupakan tujuan dari program KB.

Baca juga: Pembangunan Keluarga Kunci Sukses Membangun Negara

“Sebuah tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta menekan angka kematian ibu dan bayi pada saat melahirkan,” ucapnya.

Program KB juga berperan menentukan kualitas keluarga, karena program ini dapat menyelamatkan kehidupan perempuan serta meningkatkan status kesehatan ibu, terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan. Kebijakan pemerintah meluncurkan program KB sejak 1970-an dinilai telah berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Sesmendukbangga Dorong...
Sesmendukbangga Dorong Daerah Serius Memanfaatkan Bonus Demografi
Pemuda Menaja 2026:...
Pemuda Menaja 2026: Bertahan atau Naik Kelas?
Pemerintah Diminta Tak...
Pemerintah Diminta Tak Berlakukan Pelarangan Truk Sumbu 3 saat Nataru
Kemenekraf dan BPS Berdayakan...
Kemenekraf dan BPS Berdayakan Animator Lokal Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved