Pembajakan Akun Bentuk Pembungkaman atas Suara Kritis

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 07:45 WIB
loading...
Pembajakan Akun Bentuk...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Pembajakan akun media sosial sejumlah pihak, termasuk peretasan laman media massa dinilai sebagai bentuk pembungkaman dan sangat mengancam demokrasi. Sikap kritis yang warga negara tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap kekuasaan.

Kasus pembajakan akun antara lain terjadi pada tokoh nasional Din Syamsuddin. Akun Twitter @OpiniDin dibajak orang tidak dikenal sejak Senin (17/8). Kejadian pembajakan terjadi di hari ketika Din selaku Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menggelar deklarasi di Jakarta. Pelaku yang manguasai akun Twitter tokoh Muhammadiyah tersebut lalu membuat pernyataan bernada provokatif.

Peretasan yang sama terjadi pada akun Twitter epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono. (Baca: Tak Ingin Solo Jadi Ajang Coba-Coba, PKS Siapkan Lawan Gibran)

Keprihatinan atas kejadian pembajakan ini disampaikan sejumlah pihak secara terpisah, di antaranya anggota DPR Fadli Zon, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, dan politkus Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Jansen mengecam pembajakan Pandu Riono karena ahli wabah tersebut justru dinilai rajin memberikan masukan mengenai penanganan pandemi virus Corona (Covid-19). Jansen menilai suara epidemiolog sangat dibutuhkan di saat pandemi sehingga pemerintah seharusnya beterima kasih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
28 Tahun Reformasi 1998:...
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Kebangkitan Nasional...
Kebangkitan Nasional dengan Meningkatkan Kohesi Sosial
Komdigi Berencana Wajibkan...
Komdigi Berencana Wajibkan Akun Medsos Cantumkan Nomor HP Pengguna
Komdigi Ungkap TikTok...
Komdigi Ungkap TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak
Feri Amsari Dipolisikan,...
Feri Amsari Dipolisikan, Pangi Syarwi Chaniago: Negara Demokrasi 'Dewanya' Itu Kebebasan
Difitnah Puluhan Akun...
Difitnah Puluhan Akun Medsos, Rossa Desak Pelaku Minta Maaf 1×24 Jam
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Menjawab Tantangan Keamanan...
Menjawab Tantangan Keamanan Data Perusahaan
Rekomendasi
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
Reaksi PBB atas Tumbangnya...
Reaksi PBB atas Tumbangnya Rezim Bashar al-Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved