ANRI Jadi Penyelenggara Konferensi ke-28 Lembaga Arsip Audio Visual Asia Tenggara dan Pasifik
Selasa, 25 Juni 2024 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Kerja sama dengan NISV atau Lembaga Kearsipan Audiovisual Belanda ini dilaksanakan untuk memperkuat hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Belanda, khususnya kerja sama lebih lanjut di bidang arsip audiovisual. KGPAA Mangkunegara X yang turut hadir pada pembukaan konferensi juga menerima penghargaan kearsipan atas komitmennya dalam pelestarian arsip keraton sebagai warisan budaya bangsa yang diserahkan Plt Kepala ANRI Imam Gunarto.
Selain menerima penghargaan kearsipan, KGPAA Mangkunegara X juga menerima kopi digital arsip tarian tradisional Gusti Nurul yang diserahkan langsung oleh Mr. Eppo van Nispen tot Sevenaer. Setelah pembukaan acara, para peserta mengikuti simposium sesi I. Kegiatan simposium yang juga dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung sampai dengan 12 Juni 2023. Sedangkan pada 13 Juni peserta mengikuti general assembly SEAPAVAA.
Peserta konferensi juga mengunjungi mengunjungi Galeri Lokananta. Saat ini Lokananta menjadi destinasi cagar budaya musik Indonesia yang berbentuk galeri dan terdiri atas ruang pamer permanen dan temporer. Pada ruang pamer permanen terdiri dari ruang pamer Lini Masa, Gamelan, Diskografi, Bengawan Solo, Aneka Nada, dan Proklamasi.
Kemudian peserta mengikuti welcome dinner yang dilaksanakan atas kolaborasi ANRI dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Mariana Ginting menyampaikan bahwa pemilihan Solo sebagai tempat konferensi menjadi kota yang sangat tepat karena kota Solo memiliki sejarah yang luar biasa panjang dan sudah berdiri sejak 1745.
Solo menjadi pusat kesenian dan budaya Indonesia seperti arca, wayang kulit, naskah-naskah dan batik. Solo juga memiliki sejarah yang memiliki keterkaitan dengan konferensi ini.
Selain menerima penghargaan kearsipan, KGPAA Mangkunegara X juga menerima kopi digital arsip tarian tradisional Gusti Nurul yang diserahkan langsung oleh Mr. Eppo van Nispen tot Sevenaer. Setelah pembukaan acara, para peserta mengikuti simposium sesi I. Kegiatan simposium yang juga dilaksanakan secara hybrid ini berlangsung sampai dengan 12 Juni 2023. Sedangkan pada 13 Juni peserta mengikuti general assembly SEAPAVAA.
Peserta konferensi juga mengunjungi mengunjungi Galeri Lokananta. Saat ini Lokananta menjadi destinasi cagar budaya musik Indonesia yang berbentuk galeri dan terdiri atas ruang pamer permanen dan temporer. Pada ruang pamer permanen terdiri dari ruang pamer Lini Masa, Gamelan, Diskografi, Bengawan Solo, Aneka Nada, dan Proklamasi.
Kemudian peserta mengikuti welcome dinner yang dilaksanakan atas kolaborasi ANRI dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Pengembangan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas Mariana Ginting menyampaikan bahwa pemilihan Solo sebagai tempat konferensi menjadi kota yang sangat tepat karena kota Solo memiliki sejarah yang luar biasa panjang dan sudah berdiri sejak 1745.
Solo menjadi pusat kesenian dan budaya Indonesia seperti arca, wayang kulit, naskah-naskah dan batik. Solo juga memiliki sejarah yang memiliki keterkaitan dengan konferensi ini.
Lihat Juga :