Usul Anggaran Ditambah, BPIP: Gandeng Pegiat Medsos Perkuat Pancasila kepada Gen Z
Selasa, 25 Juni 2024 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Tonny membeberkan, pagu anggaran BPIP berada di angka Rp357 miliar pada 2023. Lalu, pada 2024 pagu tersebut turun di angka Rp342 miliar dan pada 2025 mendatang hanya sebesar Rp299 miliar.
Baca juga: Komisi II DPR Dorong Kelembagaan BPIP Diperkuat
Tonny menyebut, BPIP dan kementerian/Lembaga lain juga mengajukan tambahan anggaran, salah satunya dikarenakan beragam kegiatan yang melibatkan banyak pihak, serta didasari atas kondisi kekinian guna menyongsong Indonesia Emas 2045 dan bonus demografi 2030 yang banyak didominasi oleh usia produktif dari kalangan Milenial dan Gen Z.
“Dari situlah sebenarnya yang mendasari kenapa Gen Z dan ini menyikapi bonus demografi, itu yang perlu kita antisipasi sehingga salah satu kegiatan usulan tambahan anggaran yang kita sampaikan adalah bagaimana memberdayakan seluruh pegiat media sosial, influencer, YouTuber, TikToker, content creator yang menggunakan berbagai platform media sosial mulai dari YouTube, Instagram, TikTok dan lain sebagainya,” jelasnya.
“Konsepnya bukan kita membiayai mereka, tidak. Tapi kita mengadakan yang namanya coaching clinic atau istilahnya adalah bimbingan teknis untuk menyusun konten-konten yang sifatnya kreatif yang positif, yang terkait dengan aktualisasi Pancasila,” ucapnya.
Baca juga: Komisi II DPR Dorong Kelembagaan BPIP Diperkuat
Tonny menyebut, BPIP dan kementerian/Lembaga lain juga mengajukan tambahan anggaran, salah satunya dikarenakan beragam kegiatan yang melibatkan banyak pihak, serta didasari atas kondisi kekinian guna menyongsong Indonesia Emas 2045 dan bonus demografi 2030 yang banyak didominasi oleh usia produktif dari kalangan Milenial dan Gen Z.
“Dari situlah sebenarnya yang mendasari kenapa Gen Z dan ini menyikapi bonus demografi, itu yang perlu kita antisipasi sehingga salah satu kegiatan usulan tambahan anggaran yang kita sampaikan adalah bagaimana memberdayakan seluruh pegiat media sosial, influencer, YouTuber, TikToker, content creator yang menggunakan berbagai platform media sosial mulai dari YouTube, Instagram, TikTok dan lain sebagainya,” jelasnya.
“Konsepnya bukan kita membiayai mereka, tidak. Tapi kita mengadakan yang namanya coaching clinic atau istilahnya adalah bimbingan teknis untuk menyusun konten-konten yang sifatnya kreatif yang positif, yang terkait dengan aktualisasi Pancasila,” ucapnya.
Lihat Juga :