Akankah All-Time High (ATH) Saham BBKP Melejit? Ini Kata Pengamat

Senin, 24 Juni 2024 - 13:43 WIB
loading...
Akankah All-Time High...
Performa fundamental BBKP positif, seiring membaiknya rasio loan at risk (LAR) di kuartal I-2024. Jadi prospek sahamnya masih menarik (Foto: dok KB Bank)
A A A
JAKARTA - Selama tiga tahun terakhir, KB Bank telah mengalami transformasi besar-besaran. Transformasi ini juga didukung oleh KB Financial Group (KBFG), yang kini jadi induk usaha KB Bank. Transformasi tersebut membuahkan hasil cukup positif.

Di tiga bulan pertama tahun ini KB Bank berhasil mencatat perbaikan rasio kredit berisiko atau loan at risk (LAR) yang terus menurun, dengan capaian kurang dari 35 persen. LAR tersebut terus menurun dibandingkan periode akhir 2023 yang berada di kisaran 40 persen dan periode akhir 2022 di kisaran 50 persen.

Pada awal periode transformasi KB Bank pada 2021, atau setahun setelah KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali, rasio LAR KB Bank sempat menyentuh angka 65 persen. KBFG melalui KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali KB Bank sejak tahun 2020. Tercatat, per 31 Januari 2024, Kookmin Bank memegang 67 persen saham BBKP.

“Capaian kinerja positif KB Bank semakin menjadikan kami lebih optimis untuk dapat melakukan ekspansi kredit yang lebih berkualitas, di mana tahun ini kami menargetkan pertumbuhan dari segmen UMKM dan ritel dengan menjadikan segmen wholesale sebagai anchor untuk ekosistem bisnis,” jelas Wakil Direktur Utama KB Bank Robby Mondong.

Saham BBKP Layak Dikoleksi

Harga saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) menguat sebesar 6 persen atau 3 poin ke level Rp53 pada perdagangan sesi pertama Selasa (4/6/2024) pukul 10.15 WIB. Meski menguat performa mingguan saham BBKP masih berada dalam posisi negatif 14,52 persen secara point to point, dilihat dari perspektif lebih luas yakni di sepanjang 2024, saham BBKP bahkan telah mengakumulasikan pelemahan sebesar 33,75 persen.

Jangan heran, dilihat dari chart harian tren pelemahan atau bearish pada saham BBKP telah dikonfirmasi sejak 22 Mei 2024, melalui persilangan MA5 dan MA21 pada level Rp64.

Reza Priyambada selaku Investment Consultant PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menyampaikan bahwa pergerakan harga saham BBKP saat ini belum sepenuhnya merefleksikan kondisi sentimen dan fundamentalnya yang mulai membaik.

“Terkait dengan kinerja BBKP, mereka ini kan masih dalam proses restrukturisasi kinerjanya. Penyesuaian penyaluran kredit, beban bunga, kolektabilitas atas piutang kredit, dan hal-hal lainnya. Terkait dengan peningkatan kualitas aset dan kinerja lainnya masih berproses. Sehingga menurut saya wajar dimana kinerja laporan keuangannya belum terlalu memberikan hasil yang fantastis,” ujarnya.

Akan tetapi, dari sisi peningkatan pendapatan bunga dan perbaikan kualitas risiko kredit sudah mulai membaik. Artinya, proses tersebut masih berjalan. Kalaupun masih tercatat rugi, itu hanya berupa angka perhitungan.

Namun demikian, ini masih menjadi PR manajemen untuk dapat memperbaiki kedepannya. Adanya pemberitaan rating investment grade dari Fitch tentunya sudah mempertimbangkan berbagai parameter hingga prospek BBKP ke depannya di bawah KB Bank.

Kerugian yang terjadi seiring masih tingginya beban bunga yang ini menjadi PR manajemen untuk dapat memperbaikinya. Akan tetapi, sejumlah perbaikan pun juga telah dilakukan oleh manajemen. Diantaranya, pertumbuhan kredit baru sebesar Rp1,1 triliun atau setara 114,3 persen menjadi Rp2 triliun kuartal I 2024.

Kemudian, penurunan rasio kredit berisiko atau loan at risk (LAR) hingga dibawah 35 persen pada akhir Kuartal I 2024 melalui serangkaian inisiatif pengalihan aset berkualitas rendah, dengan skema Asset Back Securities (ABS). Hingga kerja sama dengan sejumlah pihak untuk memperluas coverage pelayanan.

“Pada dasarnya performa fundamental BBKP positif, seiring membaiknya rasio LAR di kuartal I-2024. Jadi prospek sahamnya masih menarik,” tuturnya.

BBKP terus berupaya memperbaiki fundamental perseroan. Hal ini terlihat dari rasio Kredit Berisiko atau Loan at Risk (LAR) BBKP yang terus menunjukkan perbaikan. Progres positif ini tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang diambil oleh manajemen BBKP dalam memperbaiki kualitas aset dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan kinerja yang terus membaik ini, BBKP diharapkan dapat terus memperkuat fundamentalnya dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya.

KB Bank sendiri menargetkan dapat mencapai laba operasional sebelum pencadangan atau pre-provision operating profit (PPOP) yang positif di tahun 2024, dan laba bersih positif di tahun 2025.

Sebelumnya, lembaga rating independen Fitch Ratings telah mempertahankan peringkat nasional KB Bank pada level ‘AAA’ dengan outlook stabil. Peringkat tertinggi yang diberikan Fitch Rating tersebut menjadi apresiasi atas berbagai upaya KB Bank dalam mendorong pertumbuhan.

“Seiring dengan terus membaiknya kinerja KB Bank, kami percaya dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas Robby.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Strategi KB Bank...
Begini Strategi KB Bank Kelola Risiko Kredit pada Kuartal III-2024
KB Bank Sukses Kembangkan...
KB Bank Sukses Kembangkan Portofolio Kredit, Pertumbuhan Kredit Baru Capai Double Digit
Kinerja Gemilang KB...
Kinerja Gemilang KB Bank di Kuartal III-2024, Ini yang Harus Diketahui Investor!
Gandeng Perusahaan Afiliasi...
Gandeng Perusahaan Afiliasi KBFG, KB Bank Luncurkan Program Tingkatkan Gizi Anak
Perusahaan Korea Selatan...
Perusahaan Korea Selatan Terpikat dengan Korean Link Business KB Bank
Catatkan Perbaikan Signifikan...
Catatkan Perbaikan Signifikan pada Semester I-2024, KB Bank Optimistis Raih Kinerja Positif
KB Bank dan Bali United...
KB Bank dan Bali United FC Jalin Kerja Sama Strategis
KPR Star Mortgage Bawa...
KPR Star Mortgage Bawa KB Bank Raih Apresiasi Best Innovative Bank di AREBI Summit 2025
Smart Wealth Assurance,...
Smart Wealth Assurance, Solusi Perlindungan Finansial Keluarga Kolaborasi KB Bank dan MSIG Life
Rekomendasi
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved