Cawalkot Pekanbaru Agung Nugroho Janjikan Pembangunan Sirkuit Naga Sakti
Senin, 24 Juni 2024 - 11:01 WIB
loading...
Bakal Calon Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang juga Ketua IMI Riau menghadiri pembukaan kejuaraan nasional Dragbike Region A Sumatera, Minggu (23/6/2024). Foto: Ist
A
A
A
PEKANBARU - Bakal Calon Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho berjanji bakal melanjutkan pembangunan sirkuit di sekitar Jalan Naga Sakti (kawasan Stadion Utama Riau), Pekanbaru, Riau. Sirkuit tersebut nantinya menjadi wadah bagi generasi milenial dan generasi Z di Provinsi Riau untuk menyalurkan energi dan bakat mereka.
“Saya kembali menegaskan Kota Pekanbaru harus memiliki sirkuit permanen. Sebab, sirkuit ini adalah harapan dan cita-cita seluruh pecinta automotif di Pekanbaru dan mungkin seluruh Provinsi Riau. Insyaallah saya akan melanjutkan pembangunan sirkuit di Jalan Naga Sakti,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau ini dalam pembukaan kejuaraan nasional Dragbike Region A Sumatera, Minggu (23/6/2024).
Menurut Agung, kehadiran sirkuit juga akan mengakhiri aksi balap liar. Dia meyakini pebalap liar akan mengalihkan aktivitasnya ke dalam sirkuit sehingga dapat mengasah kemampuannya di arena sirkuit balap yang layak.
“Mereka bisa latihan setiap waktu. Mereka akan menyalurkan semua energi, adrenalin, dan kreativitas mereka di dalam sirkuit, bukan di area jalan raya yang membahayakan,” katanya.
Menurut dia, pembangunan sirkuit sebenarnya sudah melewati tahapan uji kelayakan. Saat ini, tinggal perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan tahapan pembangunan fisik.
“Saya kembali menegaskan Kota Pekanbaru harus memiliki sirkuit permanen. Sebab, sirkuit ini adalah harapan dan cita-cita seluruh pecinta automotif di Pekanbaru dan mungkin seluruh Provinsi Riau. Insyaallah saya akan melanjutkan pembangunan sirkuit di Jalan Naga Sakti,” ujar Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau ini dalam pembukaan kejuaraan nasional Dragbike Region A Sumatera, Minggu (23/6/2024).
Menurut Agung, kehadiran sirkuit juga akan mengakhiri aksi balap liar. Dia meyakini pebalap liar akan mengalihkan aktivitasnya ke dalam sirkuit sehingga dapat mengasah kemampuannya di arena sirkuit balap yang layak.
“Mereka bisa latihan setiap waktu. Mereka akan menyalurkan semua energi, adrenalin, dan kreativitas mereka di dalam sirkuit, bukan di area jalan raya yang membahayakan,” katanya.
Menurut dia, pembangunan sirkuit sebenarnya sudah melewati tahapan uji kelayakan. Saat ini, tinggal perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan tahapan pembangunan fisik.
Lihat Juga :