1,7 Juta Orang Kena PHK dan Dirumahkan, Begini Langkah Pemerintah

Jum'at, 17 Juli 2020 - 14:47 WIB
loading...
1,7 Juta Orang Kena...
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menjelaskan kondisi ketenagakerjaan saat pandemi Corona. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan sebanyak 1.722.958 orang pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun dirumahkan. Kondisi tersebut akibat dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pandemi virus Corona (Covid-19).

Ida merinci hingga saat ini data pekerja atau buruh yang telah dihimpun dan dilakukan validasi sebagai berikut pekerja formal yang di PHK ada 375.165, pekerja formal yang dirumahkan 1.032.160 orang. Pekerja informal yang terdampak ada 314.833 orang.

“Totalnya 1.722.958 orang yang terdata secara baik. Ada 1,2 juta yang akan terus kami lakukan validasi datanya,” ungkap Ida di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (1/5/2020).

Ida menjelaskan data tersebut dihimpun dari Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan dan kementerian terkait lainnya. “Kami lakukan integrasi data Ketenagakerjaan melalui sistem informasi ketenagakerjaan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan kementerian terkait lainnya,” tuturnya.

Ida juga mengatakan, beberapa upaya telah dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan dalam rangka memitigasi dampak Covid-19 ini.

Pemerintah, kata Ida, telah mengambil langkah-langkah mitigasi terhadap dampak COVID-19 ini dengan berbagai cara.

Pertama, pemberian stimulus bagi pelaku usaha untuk mencegah meluasnya terjadinya PHK. “Berbagai paket stimulus ekonomi ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen untuk tidak melakukan PHK,” jelas Ida.

Kedua, program keringanan bagi pekerja sektor formal antara lain berupa insentif pajak, rencana relaksasi pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, pembayaran pinjaman atau kredit dan berbagai skema program lainnya.(Baca juga: Terdampak Wabah Corona, Lebih dari 3.000 Pekerja di Bandung Kena PHK )

Ketiga, jaring pengaman sosial. Ini, kata Ida diberikan bagi pekerja sektor informal dengan memberikan prioritas pemberian bantuan untuk pekerja yang masuk dalam kategori miskin dan kelompok rentan.

Keempat, prioritas kartu prakerja bagi pekerja korban PHK atau yang dirumahkan dengan tanpa dibayar. Kelima, memperbanyak program Padat Karya Tunai dengan melibatkan Kementerian-Kementerian terkait guna penyerapan tenaga kerja.

“Keenam, perlindungan terhadap pekerja migran baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih berada di luar negeri,” ujar Ida.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Resmi Berlanjut, Peserta Capai 150 Ribu Orang
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas
Mantan Pegawai Kemnaker...
Mantan Pegawai Kemnaker Akui Kumpulkan Uang dari Swasta untuk Operasional Kantor hingga Gaji Honorer
Noel Cs Didakwa Lakukan...
Noel Cs Didakwa Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker hingga Rp6,5 Miliar
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Rekomendasi
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved