Dave Laksono: Keikutsertaan Indonesia Jadi Anggota BRICS Masih Dikaji

Kamis, 20 Juni 2024 - 14:07 WIB
loading...
Dave Laksono: Keikutsertaan...
Anggota DPR Komisi I Dave Laksono mengatakan keikutsertaan Indonesia sebagai anggota BRICS masih dalam kajian. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Aliansi BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan yang awalnya dianggap sebagai platform kerja sama ekonomi telah berkembang menjadi entitas yang kuat.

Pasalnya, BRIC yang dibentuk pada 2006 mampu mendorong perubahan paradigma dalam struktur kekuasaan global dari hierarki kekuasaan tradisional dan mengantarkan era baru multipolaritas di panggung dunia.

Hal itu disampaikan anggota DPR Komisi I Dave Laksono saat berpidato di International Inter-Party “BRICS and Partner Countries” Forum “World Majority for a Multipolar World”, di Vladivostok, Rusia.

Baca juga: Mulai Sebar Undangan KTT 2024, BRICS Bakal Rekrut Anggota Baru Lagi?

Dave mengungkapkan walaupun Indonesia masih mengkaji dan mempertimbangkan keikutsertaannya menjadi anggota BRICS namun Indonesia dapat memperoleh manfaat dari perdagangan dan investasi dengan negara-negara BRICS dalam beberapa cara.

"Bekerja sama dengan BRICS, Indonesia dapat mendiversifikasi mitra dagangnya, mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional dan menyebarkan risiko ekonomi, memberikan Indonesia akses ke pasar ekspor baru, dan menarik investasi ke sektor-sektor penting Indonesia. Termasuk infrastruktur, manufaktur, dan jasa, sehingga meningkatkan perekonomian," ujarnya, Kamis (20/6/2024).

Baca juga: 3 Negara Anggota BRICS Pendukung Palestina, Salah Satunya Seret Israel ke ICJ

Selain itu, lanjut Dave, Indonesia memiliki tujuan yang sama dengan BRICS, seperti menciptakan tatanan ekonomi global yang lebih adil dan mengurangi ketergantungan pada kekuatan ekonomi tradisional.

"Sebagai bagian dari ASEAN, Indonesia dapat memainkan peran penting dalam menjembatani hubungan antara Asia Tenggara dan BRICS," tuturnya.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Golkar ini juga menyebut, Indonesia dapat menggunakan pengaruh diplomatiknya di ASEAN untuk mendorong hubungan dan kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara BRICS.

"Dengan mendorong integrasi ekonomi antara ASEAN dan BRICS, Indonesia dapat membantu membangun kemitraan strategis yang berfokus pada kepentingan bersama seperti pembangunan berkelanjutan, keamanan energi. dan transformasi digital, dan memperkuat hubungan antara Asia Tenggara dan BRICS, sehingga berkontribusi terhadap stabilitas dan kemakmuran kawasan,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Dave juga menyampaikan undangan atas nama Partai Golkar kepada partai-partai politik dunia untuk turut berpartisipasi pada simposium partai politik dunia dalam rangka HUT ke-60 Golkar yang akan diselenggarakan di Jakarta September 2024.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Rekomendasi
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved