Deretan Nama Eks TKN Prabowo-Gibran yang Diangkat Jadi Komisaris BUMN
Kamis, 13 Juni 2024 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, MIND ID merupakan BUMN Holding Industri Pertamabangan Indonesia. Beberapa bagiannya seperti PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT INALUM hingga PT Timah Tbk.
![Deretan Nama Eks TKN Prabowo-Gibran yang Diangkat Jadi Komisaris BUMN]()
FOTO/DOK.SINDOnews
Selain Grace Natalie, MIND ID juga menunjuk Fuad Bawazier menjadi komisaris. Sedikit bedanya, ia akan memegang posisi Komisaris Utama (Komut)
Melihat riwayatnya, Fuad ini dulunya pernah menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Pembangunan VII era Soeharto. Beberapa kali, ia juga berganti partai politik.
Pada Pilpres 2024, Fuad diketahui menjadi salah satu bagian Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Posisinya adalah anggota Dewan Pakar.
![Deretan Nama Eks TKN Prabowo-Gibran yang Diangkat Jadi Komisaris BUMN]()
FOTO/IST
Berikutnya ada nama Simon Aloysius Mantiri. Ia ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) sekaligus Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).
Keputusan tersebut didasarkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023. Anggota DPP Partai Gerindra ini menggantikan posisi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mundur sebelum Pilpres 2024 lalu.
2. Fuad Bawazier - Komisaris Utama MIND ID

FOTO/DOK.SINDOnews
Selain Grace Natalie, MIND ID juga menunjuk Fuad Bawazier menjadi komisaris. Sedikit bedanya, ia akan memegang posisi Komisaris Utama (Komut)
Melihat riwayatnya, Fuad ini dulunya pernah menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Pembangunan VII era Soeharto. Beberapa kali, ia juga berganti partai politik.
Pada Pilpres 2024, Fuad diketahui menjadi salah satu bagian Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Posisinya adalah anggota Dewan Pakar.
3. Simon Aloysius Mantiri - Komisaris Utama PT Pertamina

FOTO/IST
Berikutnya ada nama Simon Aloysius Mantiri. Ia ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) sekaligus Komisaris Independen PT Pertamina (Persero).
Keputusan tersebut didasarkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023. Anggota DPP Partai Gerindra ini menggantikan posisi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mundur sebelum Pilpres 2024 lalu.
Lihat Juga :