Deretan Letjen TNI yang Bertugas di Kementerian/Lembaga, Nomor 2 dan 4 Peraih Adhi Makayasa
Senin, 10 Juni 2024 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam bidang akademisi, Budi Prijono juga merupakan sosok prajurit TNI yang banyak mengenyam pendidikan seperti Sekolah Dasar Kecabangan (Sesarcab) Hub, Dik PARA, Diklapa I dan II serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2003.
Termasuk United Nation Military Observer Course pada 2005, Sus Pengadaan LN (FMS) Program USA pada 2006, Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannnas) pada 2014.
Selama pengabdiannya di militer, Budi Prijono merupakan Pati TNI AD yang kenyang dengan pengalaman di medan operasi. Berbagai penugasan di daerah konflik pernah dijalaninya. Di antaranya, Operasi Timor Timur pada 1992 dan 1994.
Selain itu sebagai Military Observer (Unikom) di Irak pada 2001. Budi Prijono juga pernah bertugas sebagai Exchage Orogram di Singapura Military Observer Course di Malaysia pada 2005 dan Military Observer (Unmis) di Sudan pada 2006.
![Deretan Letjen TNI yang Bertugas di Kementerian/Lembaga, Nomor 2 dan 4 Peraih Adhi Makayasa]()
Terakhir ada nama Letjen TNI I Nyoman Cantiasa yang mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) sejak 9 November 2023 lalu. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan Letjen TNI Teddy Lhaksmana Widya Kusuma.
Karier tentara kelahiran Buleleng Bali tersebut cukup moncer. Sebelum menjabat sebagai Waka BIN, Cantiasa adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Koorsahli KSAD) dari 15 Mei 2023 hingga 9 November 2023.
PATI TNI ADA yang berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus) ini juga pernah menduduki jabatan bergengsi lainnya. Mulai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Cantiasa juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer XVIII/Cenderawasih sejak Desember 2017 hingga November 2018. Sebelumnya, ia juga menjabat Danrem 173/Praja Vira Braja dan Kasdam XVII/Cenderawasih.
Jenderal bintang tiga ini merupakan lulusan terbaik di Akademi Militer (Akmil) tahun 1990. Cantiasa juga tercatat sebagai siswa dengan karya tulis terbaik saat mengikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) XLI Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI tahun 2014.
Baca juga: Deretan Letjen TNI Bergelar Doktor, Semuanya Jebolan Akmil 1988
Cantiasa pernah terpilih menjadi Komandan upacara penurunan Sang Merah Putih saat masih berpangkat Kolonel. Ia menjadi komandan dalam kegiatan HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2013.
Sebagai prajurit Korps Baret Merah, Cantiasa pernah mendapat tugas membebaskan sandera di Irian Jaya saat masih berpangkat Letnan Satu (Lettu) Infanteri dan menjabat sebagai Wakil Komandan Sub Tim Detasemen 81 (Penanggulangan Teror) atau Sat-81/Gultor Kopassus. Cantiasa dan prajurit Kopassus lainnya berhasil menyelesaikan tugas tersebut pada 9 Mei 1996 setelah menyerbu ke markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Desa Geselama, Mimika.
Termasuk United Nation Military Observer Course pada 2005, Sus Pengadaan LN (FMS) Program USA pada 2006, Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannnas) pada 2014.
Selama pengabdiannya di militer, Budi Prijono merupakan Pati TNI AD yang kenyang dengan pengalaman di medan operasi. Berbagai penugasan di daerah konflik pernah dijalaninya. Di antaranya, Operasi Timor Timur pada 1992 dan 1994.
Selain itu sebagai Military Observer (Unikom) di Irak pada 2001. Budi Prijono juga pernah bertugas sebagai Exchage Orogram di Singapura Military Observer Course di Malaysia pada 2005 dan Military Observer (Unmis) di Sudan pada 2006.
4. Letjen TNI I Nyoman Cantiasa
.jpg)
Terakhir ada nama Letjen TNI I Nyoman Cantiasa yang mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) sejak 9 November 2023 lalu. Ia mengisi posisi yang ditinggalkan Letjen TNI Teddy Lhaksmana Widya Kusuma.
Karier tentara kelahiran Buleleng Bali tersebut cukup moncer. Sebelum menjabat sebagai Waka BIN, Cantiasa adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Koorsahli KSAD) dari 15 Mei 2023 hingga 9 November 2023.
PATI TNI ADA yang berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus) ini juga pernah menduduki jabatan bergengsi lainnya. Mulai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Cantiasa juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer XVIII/Cenderawasih sejak Desember 2017 hingga November 2018. Sebelumnya, ia juga menjabat Danrem 173/Praja Vira Braja dan Kasdam XVII/Cenderawasih.
Jenderal bintang tiga ini merupakan lulusan terbaik di Akademi Militer (Akmil) tahun 1990. Cantiasa juga tercatat sebagai siswa dengan karya tulis terbaik saat mengikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) XLI Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI tahun 2014.
Baca juga: Deretan Letjen TNI Bergelar Doktor, Semuanya Jebolan Akmil 1988
Cantiasa pernah terpilih menjadi Komandan upacara penurunan Sang Merah Putih saat masih berpangkat Kolonel. Ia menjadi komandan dalam kegiatan HUT ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2013.
Sebagai prajurit Korps Baret Merah, Cantiasa pernah mendapat tugas membebaskan sandera di Irian Jaya saat masih berpangkat Letnan Satu (Lettu) Infanteri dan menjabat sebagai Wakil Komandan Sub Tim Detasemen 81 (Penanggulangan Teror) atau Sat-81/Gultor Kopassus. Cantiasa dan prajurit Kopassus lainnya berhasil menyelesaikan tugas tersebut pada 9 Mei 1996 setelah menyerbu ke markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Desa Geselama, Mimika.
(kri)
Lihat Juga :