Menkes Bilang UU Kesehatan Mempermudah Transplantasi Organ
Minggu, 09 Juni 2024 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga sudah menyusun 17 rumah sakit yang bisa transplant. Yaitu mulai dari ambil organnya maupun memasukkan organnya," ungkapnya dalam acara yang turut dihadiri oleh Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).
OSO merupakan mantan pasien transpalansi ginjal. OSO mengaku sempat berpikir untuk melakukan transpalansi ke luar negeri. Akan tetapi, saat itu dunia dilanda pandemi Covid-19, dan memutuskan melakukan transpalansi di Indonesia.
OSO melakukan transpalansi ginjal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dia memperoleh donor ginjal dari salah satu anggota keluarganya, dan operasi yang dijalaninya pun berhasil.
"Dua bulan kemudian saya sudah seperti sekarang ini. Sering lihat enggak muka saya kayak lebih muda dari yang dulu. Itu karena transplantasi ginjal," kata OSO.
Dia menuturkan, Indonesia punya banyak dokter spesial organ dalam, yang kualitasnya tidak kalah dengan dokter-dokter rumah sakit di luar negeri. OSO pun mengimbau semua pasien yang nembutuhkan transpalansi organ, untuk berobat di Indonesia.
OSO merupakan mantan pasien transpalansi ginjal. OSO mengaku sempat berpikir untuk melakukan transpalansi ke luar negeri. Akan tetapi, saat itu dunia dilanda pandemi Covid-19, dan memutuskan melakukan transpalansi di Indonesia.
OSO melakukan transpalansi ginjal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dia memperoleh donor ginjal dari salah satu anggota keluarganya, dan operasi yang dijalaninya pun berhasil.
"Dua bulan kemudian saya sudah seperti sekarang ini. Sering lihat enggak muka saya kayak lebih muda dari yang dulu. Itu karena transplantasi ginjal," kata OSO.
Dia menuturkan, Indonesia punya banyak dokter spesial organ dalam, yang kualitasnya tidak kalah dengan dokter-dokter rumah sakit di luar negeri. OSO pun mengimbau semua pasien yang nembutuhkan transpalansi organ, untuk berobat di Indonesia.
Lihat Juga :