Gelar FGD, Menteri AHY Tancap Gas Selesaikan Penelitian Disertasi
Sabtu, 08 Juni 2024 - 11:34 WIB
loading...
A
A
A
"Kita harus paham sektor strategis apa aja yang perlu menjadi prioritas pembangunan kita ke depan sehingga transformasi ekonomi bisa tercipta di Indonesia," kata Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu.
Hasil penelitian yang berupa roadmap atau blue print pembangunan sektor prioritas ke depan akan disumbangkan kepada para pemimpin di tingkat nasional baik eksekutif, legislatif, dunia kampus, maupun berbagai stakeholder lainnya.
"Mari kita terbang 20 tahun dari hari ini, 2045. Saya rasa ini cita-cita bangsa kita, paling tidak ada sejumlah indikator yang bisa menggerakkan kita untuk fokus pada orkestrasi kepemimpinan, termasuk menyiapkan SDM yang siap menyongsong Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia, nomor 4 atau nomor lima. Sebagai negara yang punya penghasilan atau pendapatan tinggi, kemudian demokrasi kita semakin matang, dan terakhir kita punya peradaban yang semakin maju. Ini yang kita bayangkan dan idamkan," ungkap AHY.
Dalam FGD ini, AHY turut mengundang beberapa narasumber di bidang pendidikan dan beberapa tokoh nasional di antaranya Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Badri Munir Sukoco.
Kemudian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2009-2014 Muhammad Nuh, serta Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Risti Kiki Yuliati.
Hasil penelitian yang berupa roadmap atau blue print pembangunan sektor prioritas ke depan akan disumbangkan kepada para pemimpin di tingkat nasional baik eksekutif, legislatif, dunia kampus, maupun berbagai stakeholder lainnya.
"Mari kita terbang 20 tahun dari hari ini, 2045. Saya rasa ini cita-cita bangsa kita, paling tidak ada sejumlah indikator yang bisa menggerakkan kita untuk fokus pada orkestrasi kepemimpinan, termasuk menyiapkan SDM yang siap menyongsong Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia, nomor 4 atau nomor lima. Sebagai negara yang punya penghasilan atau pendapatan tinggi, kemudian demokrasi kita semakin matang, dan terakhir kita punya peradaban yang semakin maju. Ini yang kita bayangkan dan idamkan," ungkap AHY.
Dalam FGD ini, AHY turut mengundang beberapa narasumber di bidang pendidikan dan beberapa tokoh nasional di antaranya Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Badri Munir Sukoco.
Kemudian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2009-2014 Muhammad Nuh, serta Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Risti Kiki Yuliati.
(jon)
Lihat Juga :