PDIP Gembleng Calon Kepala Daerah lewat Sekolah Partai
Kamis, 20 Agustus 2020 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua DPP Bidang Kaderisasi dan Ideologi PDIP Djarot Saiful Hidayat menerangkan bahwa Sekolah Partai Calon Kepala Daerah di masa pandemi covid 19 dilaksanakan secara daring dan dibagi dalam 3 gelombang. Gelombang pertama akan akan diadakan selama 5 (lima) hari yang diikuti oleh 129 calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dengan tetap memperhatikan pembagian waktu Indonesia bagian Timur, Tengah, dan Barat. (Baca juga: PDIP Sebut Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome )
Djarot menerangkan ada 5 materi pokok yang akan disampaikan yakni tentang Ideologi Pancasila dan implementasinya dalam kebijakan pembangunan daerah, penyusunan visi-misi yang merupakan penjabaran ideologi Pancasila dan menjadi bagian dari Visi Nasional, tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN dan berpihak pada kesejahteraan rakyat dalam bingkai NKRI yang berbhineka Tunggal Ika, strategi pemenangan dalam Pilkada dan testimoni best practices kepemimpinan daerah dari kader PDI Perjuangan.
"Semua calon wajib mengikuti sekolah Partai. Dari jumlah peserta gelombang pertama sebanyak 129 orang, 45 di antaranya adalah petahana. Seluruh materi akan disampaikan secara daring. Meski pelaksanaan dipersingkat akibat pandemi COVID-19, tapi penugasan lapangan diperbanyak, termasuk perhatian terhadap kebudayaan dan berbagai program untuk mengatasi pandemi COVID-19 di daerah masing-masing," kata Djarot.
Djarot menerangkan ada 5 materi pokok yang akan disampaikan yakni tentang Ideologi Pancasila dan implementasinya dalam kebijakan pembangunan daerah, penyusunan visi-misi yang merupakan penjabaran ideologi Pancasila dan menjadi bagian dari Visi Nasional, tata kelola pemerintahan yang bersih dari KKN dan berpihak pada kesejahteraan rakyat dalam bingkai NKRI yang berbhineka Tunggal Ika, strategi pemenangan dalam Pilkada dan testimoni best practices kepemimpinan daerah dari kader PDI Perjuangan.
"Semua calon wajib mengikuti sekolah Partai. Dari jumlah peserta gelombang pertama sebanyak 129 orang, 45 di antaranya adalah petahana. Seluruh materi akan disampaikan secara daring. Meski pelaksanaan dipersingkat akibat pandemi COVID-19, tapi penugasan lapangan diperbanyak, termasuk perhatian terhadap kebudayaan dan berbagai program untuk mengatasi pandemi COVID-19 di daerah masing-masing," kata Djarot.
(abd)
Lihat Juga :