TNI Siap Kirim Ribuan Pasukan ke Gaza, Begini Faktanya

Jum'at, 07 Juni 2024 - 15:49 WIB
loading...
TNI Siap Kirim Ribuan...
Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap untuk mengirim pasukan ke Gaza apabila diberikan mandat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). FOTO/DOK.TNI AD
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) dikabarkan siap mengirim pasukan ke Gaza, Palestina. Hal ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan operasi perdamaian .

Sebagaimana diketahui, krisis kemanusiaan di Gaza tampak semakin memprihatinkan belakangan ini. Israel dengan dalih memburu para serdadu kelompok Hamas membombardir setiap sudut wilayah di Gaza tanpa peduli keberadaan warga sipil di sekitarnya.

Kondisi di Gaza memang telah menjadi perhatian dunia internasional, termasuk Indonesia. Dukungan terhadap Gaza dan warga Palestina terus digemakan warganet Tanah Air tanpa kenal lelah.

Baca juga: Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan ke Gaza!

Terbaru, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga dikabarkan sudah bersiap untuk mengirim pasukan ke Gaza. Berikut ini faktanya yang bisa diketahui.

Fakta TNI Siap Kirim Pasukan ke Gaza

1. Siap Jika Diberikan Mandat

Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap untuk mengirim pasukan ke Gaza apabila diberikan mandat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat menggelar rapat dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Mengutip keterangan dari laman resmi TNI, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan kesiapan pasukannya untuk ditempatkan sebagai pasukan perdamaian dunia di Jalur Gaza, Palestina. Namun, semua itu dilakukan jika mendapat mandat dari PBB.

2. Terjunkan Brigade Komposit

Apabila nantinya mendapat mandat dari PBB, TNI siap mengerahkan Brigade Komposit. Unit ini terdiri atas Batalyon Support, Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Perbekalan.

Kemudian, ada juga 2 unit kapal rumah sakit yang dilengkapi dengan dokter, perawat serta peralatan kesehatan, rumah sakit lapangan. Sebagai pelengkap, siap diterjunkan pula 2 unit Helikopter TNI AU.

3. Masing-masing Pasukan Punya Fungsi

Masing-masing bagian dari Brigade Komposit memiliki fungsinya masing-masing. Sebagai contoh, dua kapal yang disiapkan nantinya adalah KRI dr. Radjiman dan KRI dr. Soeharso.

Adapun alasannya karena kedua kapal itu mampu memberikan perawatan bagi masyarakat setempat (Gaza) yang terdampak konflik. Kemudian, ada pula Batalyon Zeni yang diharapkan mampu merehabilitasi konstruksi bangunan.

Lalu, Batalyon Perbekalan juga dapat membuat dapur umum. Sedangkan Batalyon Support difungsikan untuk melakukan pengamanan selama misi berlangsung.

4. Masih Butuh Persiapan Administrasi

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerangkan bahwa personel dan materil pasukan sudah dilengkapi. Namun, masih perlu persiapan dari kebutuhan administrasi yang akan ditindaklanjuti.

Maka dari itu, TNI sudah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa Kementerian terkait untuk menindaklanjutinya. Sebut saja seperti Kemhan, Kemlu, Kemenkes, dan lainnya.

5. Manfaat Kehadiran TNI di Gaza

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menekankan bahwa pengiriman pasukan perdamaian dari TNI ke Gaza, dilakukan apabila mendapat mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Masalah ini masih terus dikoordinasikan dengan pihak terkait sampai sekarang.

Lebih jauh, ada beberapa manfaat dari kehadiran TNI di Gaza, baik untuk warga Palestina maupun Indonesia sendiri.

Sementara di sisi TNI, hal tersebut bisa mewujudkan pengakuan internasional berupa kontribusi dalam pasukan penjaga perdamaian. Selain itu, pengiriman pasukan juga menjadi wujud dari penguatan diplomasi sesuai dalam Pokok Pokok Kebijakan Panglima TNI 2024 yaitu TNI yang PRIMA.

Itulah sederet fakta terkait TNI yang siap kirim pasukan ke Gaza.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Rekomendasi
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved