alexametrics

Polri Sebut Video Dukungan ke Jokowi Ucapan Terima Kasih Masyarakat

loading...
Polri Sebut Video Dukungan ke Jokowi Ucapan Terima Kasih Masyarakat
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan mengenai video tiga anggota polisi yang mengajak sejumlah warga meneriakkan yel-yel Jokowi yes, yes, yes. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Video tiga anggota polisi yang mengajak sejumlah warga, didominasi ibu-ibu meneriakkan yel-yel: Jokowi yes, yes, yes beredar. Video itu lantas dikaitkan sejumlah pihak dengan netralitas korps Bhayangkara.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal pun menjelaskan mengenai hal itu. Ia mengatakan, yang harus di lihat di dalam video itu adalah masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan sosial program pemerintah.

Selama ini polisi melakukan pendampingan dalam pelaksanaan program bansos di lapangan. Namun demikian masalah tersebut tengah didalami Propam. "Bahwa ada ucapan terima kasih dan lain-lain dalam video, itu merupakan inisiatif mereka, inisiatif masyarakat," kata Iqbal.



Jenderal bintang dua ini menjelaskan, Polri dan Kemensos selama ini sudah ada MoU untuk melakukan pendampingan terhadap program tersebut. Sebab terjadi penyimpangan dalam pendistribusian bansos.

Beberapa waktu lalu, sejumlah orang ditangkap di Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan. "Apabila dugaan polisi ada di sana memang kita ada MoU dengan Kemensos untuk melakukan pendampingan terhadap program tersebut," ujarnya.

Sebelumnya beredar video sejumlah orang penerima bansos dipandu pria diduga polisi mengucapkan terima kasih kepada Jokowi atas program bansos. Melalui pengeras suara, komando menyampaikan terima kasih diakhiri yel-yel Jokowi yes yes yes.

Dalam video berdurasi 27 detik itu terlihat sejumlah warga duduk berjajar di sebuah ruangan. Sementara dua orang berseragam cokelat mengabadikan peristiwa itu. Video lantas beredar di dunia maya. Video juga beredar melalui WhatsApp sejak Senin (18/3/2019).
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak