Kominfo Diminta Tinjau Ulang Rencana Bentuk Dewan Media Sosial

Selasa, 28 Mei 2024 - 07:44 WIB
loading...
Kominfo Diminta Tinjau...
Seseorang melihat ponsel di depan layar bergambar logo sejumlah media sosial. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diminta meninjau ulang rencana membentuk Dewan Media Sosial atau lembaga yang akan mengatur konten media sosial (medsos). Pasalnya, situasi sekarang dianggap sudah tidak ideal lagi.

Direktur Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SaveNet) Nenden Sekar Arum pembentukan Dewan Media Sosial (DMS) sudah tak relevan lagi setelah DPR menolak usul untuk merevisi Pasal 40 Ayat 2c pada revisi kedua Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana disampaikan pihaknya.

SafeNet mengusulkan agar sengketa di media sosial dapat diselesaikan dengan terbentuknya ruang bagi masyarakat. Namun setelah penolakan revisi undang-undang tersebut, unsur pemerintah masih banyak ikut campur dalam sengketa di media sosial, sehingga pembentukan DMS masih perlu dikaji.

Baca juga: Kominfo Bakal Bentuk Dewan Media Sosial, IJTI: Perlu Payung Hukum yang Jelas

"Pertama kenapa harus ditinjau ulang, karena momentumnya sudah enggak relevan, waktu itu kami usulkan masih dalam proses pembahasan dial revisi UU ITE, makanya kami ajukan bahwa pembentukan DMS ini dimasukkan di undang-undang sebagai cantolan untuk memastikan bahwa badan ini akan menjadi badan independen yang bisa membantu proses modernisasi konten yang lebih adil di Indonesia," kata Nenden saat dihubungi, Senin (27/5/2024).

Selanjutnya, Nenden pun meminta agar Kominfo menunda proyek pembentukan DMS itu karena tak ada rujukan bahwa badan itu bisa menjadi independen. "Tidak ada rujukan di undang-undang soal legitimasi pembentukan DMS ini yang untuk memastikan akan menjadi badan independen, dan tidak berada di bawah Kominfo yang sangat mungkin nanti DMS ini malah di intervensi besar oleh Kominfo dalam kerja-kerjanya terkait moderasi konten," ungkap Nenden.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Davina Karamoy Ucapkan...
Davina Karamoy Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Ardhito Pramono, Netizen Baper
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved