Selesai Diperiksa, Dosen UNJ Robertus Robet Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 07 Maret 2019 - 20:40 WIB
Selesai Diperiksa, Dosen...
Selesai Diperiksa, Dosen UNJ Robertus Robet Sampaikan Permohonan Maaf
A A A
JAKARTA - Dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis, Robertus Robet, telah selesai menjalani pemeriksaan di Bareskim Mabes Polri, Kamis (7/3/2019) petang. Robet diperiksa sebagai tersangka karena tuduhan menghina instansi TNI.

Robet langsung memberikan pernyataan seusai diperiksa penyidik. Ia menyampaikan permintaan maaf atas orasinya beberapa waktu lalu. (Baca juga: Penjelasan Polri Terkait Penangkapan Dosen UNJ Robertus Robet)

"Selamat sore kawan-kawan sekalian. Benar, bahwa yang ada diorasi dan sempat menjadi viral adalah saya. Oleh karena orasi itu saya telah menyingung dan dianggap menghina lembaga atau institusi, saya pertama-tama ingin menyampaikan permohonan maaf, tidak ada maksud saya untuk menghina atau merendahkan institusi TNI yang sama-sama kita cintai," ujar Robet di Bareskrim Polri.

Robet juga membenarkan dirinya dijemput dikediamannya oleh polisi. Usai diamankan, Robet menjalani pemeriksaan oleh penyidik. (Baca juga: Koalisi Masyarakat Minta Penyelidikan Dosen UNJ Dihentikan)

"Oleh karena peristiwa itu juga benar bahwa saya semalam telah diperiksa dan diamankan oleh pihak kepolisian. Saya diperlakukan dengan baik selama di dalam penahanan pihak kepolisian," kata Robet.

Robet menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolsian terkait proses lanjutan atas kasusnya itu. (Baca juga: Dianggap Hina TNI, Dosen UNJ Terancam Dijerat Pasal Berlapis)

"Saya kira, bagaimana kelanjutan proses hukum yang akan saya alami itu nanti saya serahkan kepada pihak Polri untuk melanjutkan sesuai dengan hukum yang berlaku," tutupnya.

Sebelumnya, Robertus Robet ditangkap polisi di kediamannya pada Kamis (7/3/2019) 00.30 WIB. Dia ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian terhadap institusi TNI saat aksi Kamisan di depan Istana Negara pada 28 Februari 2019 lalu.
(thm)
Berita Terkait
Terjerat Kasus Ujaran...
Terjerat Kasus Ujaran Kebencian, Ruslan Buton Dijerat UU ITE
Sebar Ujaran Kebencian...
Sebar Ujaran Kebencian Terhadap Presiden, Ibu Rumah Tangga di Batam Ditangkap
Suku Dayak Kanayatn...
Suku Dayak Kanayatn Gelar Sidang Hukum Adat Kasus Ujaran Kebencian
Tak Sekadar Revisi UU...
Tak Sekadar Revisi UU ITE, Masyarakat Juga Harus Bijak Bermedsos
Konten Berbau SARA,...
Konten Berbau SARA, Dua Akun Media Sosial Dilaporkan ke Polisi
Buron Kasus Ujaran Kebencian...
Buron Kasus Ujaran Kebencian Berhasil Diringkus Tim Tabur Kejari Pidie Jaya
Berita Terkini
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved