Legislator PKS: Negara Harus Hadir Pikirkan Teknis Pembiayaan Pendidikan Tinggi
Minggu, 26 Mei 2024 - 07:22 WIB
loading...
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Fahmy Alaydroes menilai pembahasan terkait keluhan melonjaknya biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) harus berpijak pada ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Fahmy Alaydroes menilai pembahasan terkait keluhan melonjaknya biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) harus berpijak pada ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Ia mengingatkan keberadaan Sila ke-5.
"Tentunya kita harus berpijak pada ideologi bangsa kita yaitu Pancasila. Di sila kelima jelas Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ini harus menjadi pijakan utama ketika kita membahas masalah UKT ini," tegas Fahmy dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (26/5/2024).
Selain Pancasila, Fahmy menilai amanat konstitusi juga bisa dijadikan pijakan dalam menentukan biaya UKT. Dalam amanat konstitusi, kata Fahmy, jelas sekali tujuan berbangsa dan bernegara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca juga: Kisah Pilu Siti Aisyah, Mundur dari Universitas Riau karena UKT Mahal
"Tentunya kita harus berpijak pada ideologi bangsa kita yaitu Pancasila. Di sila kelima jelas Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Ini harus menjadi pijakan utama ketika kita membahas masalah UKT ini," tegas Fahmy dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (26/5/2024).
Selain Pancasila, Fahmy menilai amanat konstitusi juga bisa dijadikan pijakan dalam menentukan biaya UKT. Dalam amanat konstitusi, kata Fahmy, jelas sekali tujuan berbangsa dan bernegara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca juga: Kisah Pilu Siti Aisyah, Mundur dari Universitas Riau karena UKT Mahal
Lihat Juga :