Indonesia Disarankan Belajar dari Eropa Kurangi Kecanduan Rokok
Sabtu, 25 Mei 2024 - 06:16 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia diminta belajar dari negara Eropa untuk mengurangi konsumsi rokok. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta belajar dari negara Eropa untuk mengurangi konsumsi rokok . Produk alternatif dipercaya mampu mengurangi itu.
Pakar kesehatan publik drg Laifa Annisa menyarankan Indonesia belajar dari Belanda dan Swedia dalam menangani kecanduan rokok. Seperti memanfaatkan berbagai medium untuk membantu penyembuhan kecanduan, termasuk menggunakan produk alternatif sebagai instrumen.
Baca juga: 5 Kelebihan Rokok Elektrik Dibandingkan Rokok Biasa
"Saya tahu di Belanda mereka punya klinik untuk mengatasi kecanduan, salah satunya untuk perokok. Jadi memang ada klinik khusus smoking cessation (upaya berhenti merokok) yang terprogram. Beberapa menggunakan produk alternatif (sebagai instrumen)," ujar Laifa, Jumat (24/5/2024).
Pendekatan ini dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia, terutama dalam menciptakan program yang terstruktur menggunakan produk alternatif tembakau untuk mengurangi angka perokok dewasa.
Pakar kesehatan publik drg Laifa Annisa menyarankan Indonesia belajar dari Belanda dan Swedia dalam menangani kecanduan rokok. Seperti memanfaatkan berbagai medium untuk membantu penyembuhan kecanduan, termasuk menggunakan produk alternatif sebagai instrumen.
Baca juga: 5 Kelebihan Rokok Elektrik Dibandingkan Rokok Biasa
"Saya tahu di Belanda mereka punya klinik untuk mengatasi kecanduan, salah satunya untuk perokok. Jadi memang ada klinik khusus smoking cessation (upaya berhenti merokok) yang terprogram. Beberapa menggunakan produk alternatif (sebagai instrumen)," ujar Laifa, Jumat (24/5/2024).
Pendekatan ini dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia, terutama dalam menciptakan program yang terstruktur menggunakan produk alternatif tembakau untuk mengurangi angka perokok dewasa.
Lihat Juga :