RK Berbagi Ilmu Leadership dan Entrepreneurship ke Mahasiswa Indonesia di Singapura

Jum'at, 24 Mei 2024 - 18:40 WIB
loading...
RK Berbagi Ilmu Leadership...
Ridwan Kamil berbagi pengalaman kepada mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Singapura (PPIS). Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Dalam lawatan ke Singapura, Ridwan Kamil (RK) tidak hanya mengisi kuliah umum di National University of Singapore (NUS). Namun juga berbagi pengalaman dengan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Singapura (PPIS).

Mantan gubernur Jawa Barat itu diminta menjadi salah seorang narasumber dalam talkshow bertajuk ’Navigate the Future: A Talk on Leadership, Entrepreneurship, and Experience. Selain RK, dalam talkshow yang berlangsung pada Selasa, 22 Mei 2024 itu turut hadir Atase Keuangan KBRI Singapura Heru Hardjanto AP.

RK mengungkapkan, anak-anak muda yang tengah menjalani studi di Singapura merupakan aset. Mereka adalah masa depan bagi Indonesia. Karena itu, dia mengaku senang mendapat kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan mereka. ”Apalagi topiknya soal leadership dan entrepreneurship. Sangat penting untuk generasi penerus yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan,” ungkap dia.

Baca juga: Jadi Pembicara di NUS, Ridwan Kamil Jelaskan Gagasan Pemindahan Ibu Kota Indonesia

Kepada para pelajar dan mahasiswa asal Indonesia di Singapura, pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu membagikan pengalamannya saat memimpin Kota Bandung dan Jawa Barat. Keberhasilan memimpin daerah selama sepuluh tahun, kata dia, dibarengi dengan kolaborasi serta dukungan dari anak-anak muda.

”Jawa Barat bisa tumbuh dan berkembang, salah satunya karena kami terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah lain. Baik di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.

Baca juga: Upacara Peringatan HUT ke-79 RI di IKN, Ridwan Kamil Pastikan Fasilitas Penunjang Sudah Selesai Dibangun

Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan pengusaha lokal dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebab, peran UMKM sangat penting. Selain kental dengan nuansa lokal kedaerahan, Kang Emil menyampaikan UMKM adalah tulang punggung yang menggerakan roda perekonomian.

”Maka anak-anak muda harus berani menjadi pengusaha. Jangan takut gagal. Sebaliknya harus optimistis dan percaya diri,” pesan pria berdarah Sunda tersebut.

Kang Emil pun menjadikan dirinya sebagai sampel. Setelah tidak lagi bertugas sebagai kepala daerah, dia mengembangkan bisnis Food and Beverages (FnB) bernama Jabarano Coffee. Dari Bandung, bisnis itu berkembang. Bahkan sudah bersiap untuk membuka outlet baru di Copenhagen, Denmark. Lebih dari itu, misi besar Jabarano Coffee adalah memasarkan kopi asal Jawa Barat ke berbagai belahan dunia.

Jawa Barat adalah salah satu daerah yang diberkahi keberagaman kopi. Karena itu, potensinya juga besar. ”Jabarano Coffee sudah dirintis lama. Yang pertama di buka di Australia. Memang salah satu tujuannya untuk mengurasi kopi dari Jawa Barat untuk masuk pasar dunia. Menjadi kopi juara,” jelasnya.

Meski berlatar belakang arsitek dan teknokrat, Kang Emil tidak takut menekuni hal baru. ”Kalau saya saja berani, anak-anak muda tidak boleh kalah berani. Harus lebih semangat,” ujar dia.

Tidak hanya bisnis FnB, kini Kang Emil merambah bisnis skin care melalui R1 Skin Care. Meski baru launching pada 18 Maret lalu, R1 Skin Care sudah bersiap go international. Kang Emil menyampaikan, dalam waktu dekat R1 Skin Care bakal masuk pasar ASEAN dengan Thailand sebagai negara kedua ASEAN yang jadi market skin care tersebut.

”Poinnya produk lokal tidak kalah. Bisa masuk pasar global. R1 Skin Care itu dari Sumedang bisa menebus ASEAN,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved