Dua Saksi Kunci Pembunuhan Vina dan Eki Tak Dihadirkan dalam Sidang, Ito Sumardi Beri Pembelaan
Selasa, 21 Mei 2024 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
"Boleh, (saksi) sangat boleh tidak dihadirkan, kemudian yang kedua, usia dan profesi itu juga belum tentu menjadi orang itu, saya tidak mengatakan mereka yang sekarang dihukum itu terlibat, tidak ya, tapi sesuai dengan teori, profesi dan usia itu tidak menjamin orang itu tidak melakukan kejahatan," katanya.
Baca juga: Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina
"Kita lihat secara, bahkan baru-baru ini anak usia 13 tahun menusuk guru ngajinya, misalnya. Dan banyak dilakukan kalau menurut pengalaman saya kalau anak-anak geng motor itu membawa celurit, samurai, ini kan kita tidak mengatakan bahwa itu adalah bukan, tapi saya juga tidak bisa mengatakan kalau mereka pelakunya," sambungnya.
Di sisi lain, Ito meminta semua pihak, termasuk masyarakat dan pengguna sosial media untuk bijak dan tidak berspekulasi terhadap kasus Vina. "Jadi biarlah sekarang sedang berproses dari Polri, karena kan motonya presisi ya, tentunya harus transparan, kita tunggu bagaimana kesungguhan Polri untuk menunjukan bahwa ini benar atau salah," katanya.
"Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa Polri tidak ingin merusak reputasinya yang selama ini sudah baik," sambungnya.
Baca juga: Mantan Kabareskrim Minta Publik Sabar dan Tak Berasumsi Terkait Kasus Vina
"Kita lihat secara, bahkan baru-baru ini anak usia 13 tahun menusuk guru ngajinya, misalnya. Dan banyak dilakukan kalau menurut pengalaman saya kalau anak-anak geng motor itu membawa celurit, samurai, ini kan kita tidak mengatakan bahwa itu adalah bukan, tapi saya juga tidak bisa mengatakan kalau mereka pelakunya," sambungnya.
Di sisi lain, Ito meminta semua pihak, termasuk masyarakat dan pengguna sosial media untuk bijak dan tidak berspekulasi terhadap kasus Vina. "Jadi biarlah sekarang sedang berproses dari Polri, karena kan motonya presisi ya, tentunya harus transparan, kita tunggu bagaimana kesungguhan Polri untuk menunjukan bahwa ini benar atau salah," katanya.
"Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa Polri tidak ingin merusak reputasinya yang selama ini sudah baik," sambungnya.
(abd)
Lihat Juga :