Total 19 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di KKHI Madinah
Jum'at, 17 Mei 2024 - 01:19 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil diagnosa, rata-rata jemaah lansia mengalami sakit seperti diabetes dan hipertensi, yang dipicu akibat kelelahan selama perjalanan dari Tanah Air.
"Sebagian itu dengan dimensia dengan komorbitnya itu hipertensi. Jadi, yang utama ada kolaborasi dokter psikiatri dengan penyakit dalam. Kalau rawat inap wanita rata-rata demam karena kecapean. Terus ada juga karena diabetes. Pria juga diabetes dan muntah karena di perjalanan," ujarnya.
Sementara untuk pelayanan kesehatan di KKHI Madinah melibatkan nakes dari dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga perawat. Koordinator perawat KKHI PPIH Arab Saudi di Madinah, Fitria Hasanudin Madong mengaku untuk tenaga kesehatan termasuk perawat telah dibagi dalam 4 layanan dengan total 33 petugas.
Mulai dari ruang IGD, HCU, rawat inap jemaah laki-laki dan wanita serta ruang psikiatri. Mereka juga didukung tenaga kesehatan dari mukimin di Arab Saudi. Sejauh ini, pasien yang didominasi usia lansia, butuh penanganan khusus 24 jam untuk melayani dhuyufurrahman.
"Sebagian besar jemaah yang dirawat saat ini adalah jemaah lansia. Jadi segala kebutuhannya kami bantu untuk dipenuhi. Mulai makan, mandi, berpakaian yang dilakukan perawat dan dibantu PPK," katanya.
"Sebagian itu dengan dimensia dengan komorbitnya itu hipertensi. Jadi, yang utama ada kolaborasi dokter psikiatri dengan penyakit dalam. Kalau rawat inap wanita rata-rata demam karena kecapean. Terus ada juga karena diabetes. Pria juga diabetes dan muntah karena di perjalanan," ujarnya.
Sementara untuk pelayanan kesehatan di KKHI Madinah melibatkan nakes dari dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga perawat. Koordinator perawat KKHI PPIH Arab Saudi di Madinah, Fitria Hasanudin Madong mengaku untuk tenaga kesehatan termasuk perawat telah dibagi dalam 4 layanan dengan total 33 petugas.
Mulai dari ruang IGD, HCU, rawat inap jemaah laki-laki dan wanita serta ruang psikiatri. Mereka juga didukung tenaga kesehatan dari mukimin di Arab Saudi. Sejauh ini, pasien yang didominasi usia lansia, butuh penanganan khusus 24 jam untuk melayani dhuyufurrahman.
"Sebagian besar jemaah yang dirawat saat ini adalah jemaah lansia. Jadi segala kebutuhannya kami bantu untuk dipenuhi. Mulai makan, mandi, berpakaian yang dilakukan perawat dan dibantu PPK," katanya.
Lihat Juga :