Pintar Gandeng IME Tingkatkan Kemampuan Bahasa Mandarin Pekerja Indonesia

Kamis, 16 Mei 2024 - 23:21 WIB
loading...
Pintar Gandeng IME Tingkatkan...
Pintar platform edukasi serta pelatihan dan pengembangan TKI menggandeng IME untuk meningkatkan kualitas SDM dalam penggunaan bahasa Mandarin. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pintar platform edukasi serta pelatihan dan pengembangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menggandeng International Mandarin Education (IME) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam penggunaan bahasa Mandarin . Kerja sama ini bertujuan untuk membantu 110 juta pekerja Indonesia memiliki daya saing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045.

“China adalah negara dengan ekonomi terbesar di dunia yang berpengaruh terhadap mobilitas pelajar serta pekerja di Asia. Melalui kerja sama ini, Pintar ingin berperan dalam membentuk hubungan antarmanusia lebih kuat antara China dan Indonesia,” ujar CEO Pintar Ray Pulungan saat launching ceremony di Pintar Campus, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Beasiswa Bagi Mahasiswa S1 UGM, Bantuan Rp20 Juta per Tahun Gratis Kursus Bahasa Mandarin

Sebagai platform digital bagian dari ekosistem prakerja, Pintar juga ingin agar program peningkatan kompetensi bahasa Mandarin ini menjangkau penerima prakerja, sehingga kemampuan berbahasa angkatan kerja di Indonesia dapat berkembang mengikuti tuntutan zaman. Apalagi, dengan lebih dari 1,2 miliar penutur, bahasa Mandarin merupakan bahasa dengan penutur terbanyak kedua di dunia.

“Kerja sama dengan IME ini merupakan bukti komitmen serius Pintar untuk membantu 110 juta pekerja Indonesia dapat berdaya saing di tingkat global menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Ray.

IME merupakan sebuah organisasi internasional yang mengoperasikan HSKK Mobile Exam Center, lembaga penyedia Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) terakreditasi dan
tes lisan Hanyu Shuiping Kouyu Kaoshi (HSKK) berbasis seluler.

Melalui kerja sama ini, Pintar resmi menjadi mitra IME untuk menyelenggarakan Program Pelatihan Resmi HSK. Program ini mencakup tiga kursus dan setelah selesai peserta akan menerima nilai bonus pada tes HSK dan HSKK yang ditentukan.

HSK dan HSKK adalah tes Mandarin standar yang diakui secara internasional yang sertifikatnya dikeluarkan oleh Chinese Testing International dari Kementerian Pendidikan Republik Rakyat China.

”Penguasaan berbahasa Mandarin sangat penting. Kita tahu, investasi China ke Indonesia semakin meningkat. Selain itu, di Jakarta semakin banyak restoran China. Demikian juga kereta cepat, masinis, dan teknisinya dari China. Di sinilah kemampuan berbahasa Mandarin menjadi nilai tambah yang signifikan,” tambah Corporate Development Pintar, Ian Ahadi.

CEO IME Tony Pang mengakui Pintar merupakan salah satu perusahaan teknologi berasal dari Indonesia di bidang edukasi dan pelatihan yang memiliki orientasi global sekaligus peran atas peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Sebagai bahasa yang banyak digunakan berdasarkan jumlah penutur di kawasan Asia-Pasifik, maka sangat logis jika Bahasa Mandarin dinilai penting bagi orang Indonesia yang mengejar aspirasi besar dan ingin meraih peluang belajar, bekerja, dan berbisnis,” ungkapnya.

Launching ceremony ini juga dihadiri Aji Cahyadi dari Kementerian Perdagangan dan Fitria Yolanda dari Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Ristek yang menyatakan dukungan atas kerja sama ini.

Baca juga: Beasiswa Kursus Bahasa Mandarin 2024 dengan Uang Bulanan Rp12,5 Juta, Simak Syaratnya

“Pendidikan adalah kunci membuka potensi setiap individu masyarakat dan penguasaan bahasa sangat penting untuk menghasilkan komunikasi yang lebih baik untuk mendapat kehidupan dan kejahteraan lebih baik pula,” ucapnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Tayang Juni 2026, Drakor...
Tayang Juni 2026, Drakor See You at Work Tomorrow Angkat Kisah Burnout Pekerja Kantoran
Rekomendasi
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved