Menteri Basuki dan Gubernur Jatim Sinergikan Rencana Pembangunan Tol ke Pasar Induk
Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:01 WIB
loading...
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di Jakarta, Senin (10/8/2 020)
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Kampus Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (10/8/2020).
Pertemuan tersebut dalam rangka mensinergikan program-program pembangunan infrastruktur di Jawa Timur guna percepatan pemulihan ekonomi pasca-Pandemi COVID-19, salah satunya rencana pembangunan akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro di Kabupaten Sidoarjo.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa manfaat dari terbangunnya Tol Trans Jawa, khususnya yang berada di wilayah Jawa Timur tidak hanya menjadi jalur penghubung transportasi antarkota, tetapi dapat diintegrasikan dengan kawasan-kawasan industri serta mendukung akses ke destinasi pariwisata sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.
“Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pasar utamanya. Lalu, pengusaha mangga dari Pasuruan dan Probolinggo, kini bisa memastikan mangga dipetik dengan daunnya langsung dibawa dan tiba di Jakarta dalam keadaan segar. Tol Trans Jawa akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time). Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.
![Menteri Basuki dan Gubernur Jatim Sinergikan Rencana Pembangunan Tol ke Pasar Induk]()
Rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam rangka mengoptimalkan distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah penyangga Kota Surabaya sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Sawunggaling Sidoarjo. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jatim No 620/17709/103/2019 tentang Permohonan Jalan Keluar/Masuk Jalan Tol Sidoarjo-Waru Menuju Pasar Modern Puspa Agro tertanggal 24 September 2019.
Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga mendukung terlaksananya pembangunan akses Pasar Induk Puspo Agro dan akan melakukan evaluasi yang menjadi bagian dari perubahan ruang lingkup investasi jalan tol. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo agar terus mencari berbagai alternatif (inovasi) pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pertemuan tersebut dalam rangka mensinergikan program-program pembangunan infrastruktur di Jawa Timur guna percepatan pemulihan ekonomi pasca-Pandemi COVID-19, salah satunya rencana pembangunan akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro di Kabupaten Sidoarjo.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa manfaat dari terbangunnya Tol Trans Jawa, khususnya yang berada di wilayah Jawa Timur tidak hanya menjadi jalur penghubung transportasi antarkota, tetapi dapat diintegrasikan dengan kawasan-kawasan industri serta mendukung akses ke destinasi pariwisata sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin tahun 2019-2024.
“Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pasar utamanya. Lalu, pengusaha mangga dari Pasuruan dan Probolinggo, kini bisa memastikan mangga dipetik dengan daunnya langsung dibawa dan tiba di Jakarta dalam keadaan segar. Tol Trans Jawa akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time). Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam rangka mengoptimalkan distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah penyangga Kota Surabaya sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Sawunggaling Sidoarjo. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jatim No 620/17709/103/2019 tentang Permohonan Jalan Keluar/Masuk Jalan Tol Sidoarjo-Waru Menuju Pasar Modern Puspa Agro tertanggal 24 September 2019.
Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga mendukung terlaksananya pembangunan akses Pasar Induk Puspo Agro dan akan melakukan evaluasi yang menjadi bagian dari perubahan ruang lingkup investasi jalan tol. Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo agar terus mencari berbagai alternatif (inovasi) pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).