AJI Sebut Draf Revisi UU Penyiaran Menegosiasikan Jurnalisme Investigasi di Luar Nalar
Selasa, 14 Mei 2024 - 21:41 WIB
loading...
Nany Afrida dan Bayu Wardhana, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ikut menolak draf revisi Undang-Undang (UU) Penyiaran yang sedang dibahas di DPR RI. AJI menilai, banyak poin yang akan merusak kinerja jurnalis dan produk jurnalistik yang diciptakan.
Ketua umum AJI, Nany Afrida meminta, partisipasi masyarakat terutama warga, orang-orang dan kelompok-kelompok yang ada hubungannya dengan penyiaran untuk menolak revisi UU tersebut, karena banyak penyimpangan yang terjadi.
"Kami melihat rencana menegosiasikan jurnalisme investigasi itu benar-benar di luar nalar saya sebagai jurnalis dan juga teman-teman yang lain. Karena bagaimanapun jurnalisme investigasi itu adalah strata tertinggi dari jurnalisme dan itu tidak semua orang bisa," ucap Nany di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Baca juga: Dewan Pers Soroti Draf Revisi UU Penyiaran, Ada Larangan Eksklusif Investigasi
"Itulah yang membantu aparat keamanan kadang-kadang dalam mendapatkan informasi. Jangan jauh-jauh, contohnya saja ketika kasus dana bantuan, dari mana munculnya ketika itu? Dari jurnalis," tambahnya.
Ketua umum AJI, Nany Afrida meminta, partisipasi masyarakat terutama warga, orang-orang dan kelompok-kelompok yang ada hubungannya dengan penyiaran untuk menolak revisi UU tersebut, karena banyak penyimpangan yang terjadi.
"Kami melihat rencana menegosiasikan jurnalisme investigasi itu benar-benar di luar nalar saya sebagai jurnalis dan juga teman-teman yang lain. Karena bagaimanapun jurnalisme investigasi itu adalah strata tertinggi dari jurnalisme dan itu tidak semua orang bisa," ucap Nany di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Baca juga: Dewan Pers Soroti Draf Revisi UU Penyiaran, Ada Larangan Eksklusif Investigasi
"Itulah yang membantu aparat keamanan kadang-kadang dalam mendapatkan informasi. Jangan jauh-jauh, contohnya saja ketika kasus dana bantuan, dari mana munculnya ketika itu? Dari jurnalis," tambahnya.
Lihat Juga :