Keputusan Jokowi Beri Arahan TP PKK Bagikan Masker Dinilai Tepat

Rabu, 19 Agustus 2020 - 05:51 WIB
loading...
Keputusan Jokowi Beri...
Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian saat launching virtual Gebrak Masker. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hugua mengatakan, arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk masif melakukan sosialisasi dan membagikan masker merupakan keputusan yang tepat.

(Baca juga: Gebrak Masker di Kabupaten Enrekang Sasar Pasar Tradisional)

"Saya kira, Presiden memberi arahan kepada PKK itu yang paling pas," ujar Hugua, Rabu (19/8/2020). (Baca juga: Anggota TNI dan Polri Tak Pakai Masker Bakal Ditindak)

Bukan tanpa alasan mengapa pemerintah pada akhirnya menurunkan ibu-ibu sebagai strategi sosialisasi. Karena ketika masker ini dimasifkan dan pendekatannya harus dimulai dari dalam rumah tangga.

"Dia menyentuh langsung kepada pelaku budaya, ia itu adalah ibu. Dan ketika sosialisasi dan pembagian masker ini masif lewat posyandu, itu sudah betul sekali," tegasnya.

Kehadiran ibu-ibu PKK mampu menjadi bagian yang sangat strategis dalam upaya sosialisasi penggunaan masker selama pandemi. Menurutnya, PKK diperankan oleh ibu-ibu, mulai dari pusat hingga kader-kader tingkat Rukun Tangga (RT).

"Begitu ibu kepala desa, ibu camat, ibu bupati, ibu RT dan semuanya terlibat, maka proses edukasinya masuk ke dalam rumah tangga. Jadi sistem ini sangat tepat," jelasnya.

Kemudian dalam menggulirkan arahan Presiden Jokowi, Ketua Umum (Ketum) TP-PKK Tri Tito Karnavian juga melepas Gebrak Masker bersama seluruh kader TP-PKK se-Indonesia yang didukung penuh oleh Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) melalui Kegiatan Kampanye Hidup Sehat Melalui Budaya Memakai Masker "Gebrak Masker".

Dia pun menilai, dengan adanya kerja sama tersebut dapat lebih maksimal dalam mengampanyekan pentingnya memakai masker. "Strategi kolaborasi antara PKK dengan IKAPTK dalam sosialisasikan masker itu menjadi penting dan saling melengkapi," imbuhnya.

Dia menegaskan, agar Gebrak Masker ini benar-benar dapat berjalan baik, intinya adalah edukasi kepada masyarakat dan pemilihan kader PKK sebagai sosok ibu yang menjalankannya merupakan langkah yang tepat.

"Sistem dan nilai-nilainya itu soal pendidikan dan dipimpin oleh ibu-ibu kepala desa dan ibu-ibu di wilayah situ. Jadi kalau edukasinya masuk lewat situ, gerakan masker itu bisa maksimal," tandasnya.

Sebelumnya Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian telah meresmikan kegiatan PKK Gebrak Masker di Indramayu sebanyak 2 juta masker, Jawa Timur 26 juta masker, Depok 2 Juta masker, Kuningan 1 juta masker dan Sulawesi Utara.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kubu Hasto Kristiyanto...
Kubu Hasto Kristiyanto Protes Hakim Pakai Masker, Ini Respons PN Jakarta Pusat
Legislator Golkar Sentil...
Legislator Golkar Sentil KPK Mau Larang Tersangka Pakai Masker, Alasannya Melanggar HAM
Mantan Penyidik: KPK...
Mantan Penyidik: KPK Perlu Punya Aturan Larang Tersangka Pakai Masker tapi Tak Sakit
Tren Tersangka Korupsi...
Tren Tersangka Korupsi Pakai Masker Bukti Cap Koruptor Bikin Malu
KPK Ingin Bikin Aturan...
KPK Ingin Bikin Aturan Larang Tersangka Pakai Penutup Wajah, DPR: Rawan Digugat
KPK Larang Tersangka...
KPK Larang Tersangka Korupsi Pakai Masker, DPR: Tunggu KUHAP Baru agar Tak Bertentangan
Terima Bantuan Masker,...
Terima Bantuan Masker, Warga di Tebet: Terima Kasih MNC Peduli
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Masker untuk Program Kemasyarakatan ke Damkar Tebet
Pelatihan Olah Ikan...
Pelatihan Olah Ikan Jadi Duit di Tasikmalaya, Ibu-ibu PKK Siap Ciptakan Lapangan Kerja
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Berita Terkini
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved