BMKG: Banjir Bandang di Sumbar Akibat Hujan dengan Intensitas Sedang hingga Lebat
Senin, 13 Mei 2024 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Dwikorta mengungkap, fenomena banjir lahar hujan, banjir bandang dan longsor semuanya dipicu oleh hujan intesitas sedang hingga lebat. Oleh karena itu, adanya informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait potensi adanya lahar hujan dari sungai-sungai yang berhulu, dari lereng atas Gunung Merapi, maka BMKG terus memonitoring terhadap kondisi hujan dan melakukan identifikasi.
"Pada 8 Mei, adanya sirkulasi siklonik, sehingga kami segera mengeluarkan peringatan dini. Sirkulasi siklonik ini akan berdampak adanya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," paparnya.
Dia menyebut, adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Sumatera Barat sehingga menyebabkan penumpukan masa udara serta mendukung pertumbuhan awan-awan hujan secara lebih intensif. Sehingga, pada 9 Mei 2024 dikeluarkan peringatan dini cuaca berlaku untuk 10, 11, dan 12, yaitu prospek terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Barat atau di wilayah potensi terjadinya banjir lahar hujan ataupun longsor ataupun Galodo.
"Di antara yang mendapatkan peringatan dini termasuk di wilayah kecamatan Tanah Datar, Agam, Padang Panjang. Disebarkan ke publik juga melalui medsos, website, berita, juga melalui pihak terkait," katanya.
"Pada 8 Mei, adanya sirkulasi siklonik, sehingga kami segera mengeluarkan peringatan dini. Sirkulasi siklonik ini akan berdampak adanya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," paparnya.
Dia menyebut, adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Sumatera Barat sehingga menyebabkan penumpukan masa udara serta mendukung pertumbuhan awan-awan hujan secara lebih intensif. Sehingga, pada 9 Mei 2024 dikeluarkan peringatan dini cuaca berlaku untuk 10, 11, dan 12, yaitu prospek terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Barat atau di wilayah potensi terjadinya banjir lahar hujan ataupun longsor ataupun Galodo.
"Di antara yang mendapatkan peringatan dini termasuk di wilayah kecamatan Tanah Datar, Agam, Padang Panjang. Disebarkan ke publik juga melalui medsos, website, berita, juga melalui pihak terkait," katanya.
(cip)
Lihat Juga :