Santri Sunanul Muhtadin Juara Olimpiade Bahasa Inggris se-Pantura

Minggu, 12 Mei 2024 - 13:05 WIB
loading...
Santri Sunanul Muhtadin...
Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin, Sidayu, Gresik, Jawa Timur. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin , Sidayu, Gresik, Jawa Timur. Tiga santrinya yakni Athiyyah Arlyn Azalia, Riska Wahyu Mufidah dan Erdoya Elwafiqoh keluar sebagai juara dalam ajang Malka Islamic Competition Tingkat SMP/MTs se-Pantura Jatim (Gresik, Surabaya, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro).

Di ajang Olimpiade Bahasa Inggris bertajuk 'Growing Up Together With Blilliant, Superior Reach The Future' yang digelar di Madrasah Aliyah Al Karimi, Tebuwung, Gresik, Sabtu (11/5/2024), Athiyyah keluar sebagai Juara I, Riska Juara 2, dan Erdoya Juara Harapan 1.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengaku bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan para santri Sunanul Muhtadin. "Prestasi ini jelas membanggakan. Saya berharap para santri selalu ikut berpartisipasi dalam berbagai ajang kejuaraan seperti ini sehingga mereka memiliki mental juara dan pengalaman yang bagus," kata Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, yang juga Pendiri Ponpes Modern Sunanul Muhtadin.

Dikatakan Gus Jazil, kompetisi seperti Olimpiade atau berbagai jenis kejuaraan lainnya, akan memberikan pengalaman sekaligus memupuk mental para santri untuk memiliki keberanian dalam bertarung, sekaligus mengasah kemampuannya. "Semakin sering ikut kompetisi, anak-anak akan semakin terasah dan terpacu untuk memperbaiki kemampuan bahasa asingnya," tutur doktor bidang Manajemen SDM Universitas Negeri Jakarta dan Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ini.

Gus Jazil mengimbau para santri untuk serius dan tekun dalam mempelajari berbagai bahasa asing, baik itu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Mandarin dan berbagai bahasa asing lainnya. "Saat ini adalah era modern dimana interaksi kita, terutama anak-anak muda di masa mendatang, mutlak harus menguasai bahasa asing, minimal Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional," katanya.

Karena itu, ujar Gus Jazil, para santri Ponpes Sunanul Muhtadin diwajibkan untuk menguasai Bahasa Inggris, minimal untuk bisa aktif untuk percakapan tingkat dasar. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan Ponpes Sunanul Muhtadin dalam memberikan pembinaan Bahasa Inggris, metode pengajaran dan guru pembimbingnya didatangkan langsung dari Basic English Course (BEC), Pare, Kediri.

Dikatakan Gus Jazil, seiring perkembangan zaman, semua hal membutuhkan kemampuan Bahasa Inggris. Apalagi, di era teknologi informasi, jika anak menguasai Bahasa Inggris, akan jauh lebih mudah dalam menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan.

"Kami berharap para santri Sunanul Muhtadin bisa menguasai Bahasa Inggris dan kelak bisa melanjutkan studi ke berbagai penjuru dunia. Kami berharap anak-anak bisa melanjutkan kuliah ke Eropa, Timur Tengah dan berbagai kampus-kampus terbaik di dunia lainnya. Apalagi sekarang banyak kampus bagus di dunia yang menawarkan beasiswa," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Dorong Guru Madrasah...
Dorong Guru Madrasah Kuasai Bahasa Inggris, Menag: Hubungkan Siswa ke Literatur Global
BRIN Siap Selamatkan...
BRIN Siap Selamatkan Pantura Jawa lewat Giant Sea Wall
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Liga Bintang Juara GTV...
Liga Bintang Juara GTV Resmi Digelar di Bogor, Bangkitkan Semangat Belajar Siswa
Gerakan Doom Tra Kosong,...
Gerakan Doom Tra Kosong, Masyarakat Sorong Diajak Belajar Bahasa Inggris
Rekomendasi
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved