Alvin Lim: Panji Gumilang Lakukan Kemandirian Pangan lewat Ponpes Al-Zaytun

Sabtu, 11 Mei 2024 - 20:18 WIB
loading...
Alvin Lim: Panji Gumilang...
Pengacara Alvin Lim berkesempatan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, beberapa waktu lalu. Foto: Ist
A A A
INDRAMAYU - Pengacara Alvin Lim berkesempatan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Zaytun , Indramayu, beberapa waktu lalu. Dia ingin melihat dari dekat ponpes yang dipimpin Panji Gumilang itu.

Selama ini yang dituduhkan dan menjadi penilaian masyarakat luas ternyata sepenuhnya tidak benar. Apalagi ponpes tersebut dituduh mengajarkan aliran sesat hingga tempat teroris. “Nggak ada, di sini (Ponpes Al-Zaytun) hanya pusat pendidikan," ujar Alvin, Sabtu (11/5/2024).

Baca juga: Bareskrim Polri Geledah Ponpes Al Zaytun, Begini Penampakannya

Selain tempat pendidikan, Al-Zaytun juga merupakan lokasi wirausaha. Ada peternakan ayam, pengolahan daging ayam, daging sapi, perkebunan pisang Cavendish, padi koshihikari, serta pengolahan ikan Tuna.

Dia menilai apa yang dikerjakan di pesantren itu seluruhnya adalah kemandirian pangan.

Terlebih, Alvin yang juga kuasa hukum Panji Gumilang dalam perkara gugatan praperadilan penetapan tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Bareskrim Polri mengaku disambut baik saat berkunjung ke pesantren oleh para santri.

Dia kemudian diberikan kesempatan menyampaikan sambutan di momen tersebut. Hal itu menunjukkan semangat toleransi dalam beragama yang diajarkan Panji Gumilang melalui pesantrennya benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kuasa hukum Panji Gumilang lainnya yang juga dari LQ Indonesia Law Firm, Hamdani menuturkan masyarakat sekitar ponpes cukup terbantu dengan kehadiran Al-Zaytun. "Masyarakat bekerja di sini, ada yang petani, dan ada juga di pembuatan kapal," ujarnya.

"Pendidikan juga masih berjalan seperti biasanya tidak ada gangguan maupun halangan karena Al-Zaytun itu mendapatkan Akreditasi A Unggul. Semuanya berjalan sesuai on the track," sambungnya.

Penilaian buruk tentang Al-Zaytun karena si penilai belum mengetahui secara langsung ponpes itu seperti apa dalamnya. Saat ini, Al-Zaytun tidak dibantu pemda setempat, bahkan terkesan dipersulit dalam berbagai aspek.

"Jalanan masuk di depan ponpes rusak. Padahal, lembaga pendidikan ini salah satu pembayar pajak terbesar kok malah tidak diperhatikan, tidak dibantu malah izin sengaja dipersulit," katanya.

Tak hanya itu, pajak bangunan kawasan ponpes malah dinaikkan 1.400 persen atau berkali-kali lipat yang fungsinya padahal untuk pendidikan.

"Pajak naik 1.478 persen itu di luar masuk akal. Gedung pendidikan yang seharusnya gratis nihil. Pajaknya kalau dalam istilah perpajakan ini malah mau dipajakin dan dikenakan, padahal lembaga pendidikan," ujar Hamdani.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Produksi Beras Naik...
Produksi Beras Naik Sebentar
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri usai Lawatan Eropa, Bahas Pangan, Energi, hingga Pendidikan
Pakar Hukum Andrie Taruna:...
Pakar Hukum Andrie Taruna: Energi dan Pangan Harus Tumbuh Bersama
Prabowo: Minimal Kita...
Prabowo: Minimal Kita Aman dalam Masalah Pangan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Rekomendasi
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
KPK Panggil Lagi Bos...
KPK Panggil Lagi Bos Maktour Fuad Hasan terkait Kasus Kuota Haji
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved