Forum Kehutanan PBB, Indonesia Tegaskan Pentingnya Akurasi Pemantauan Hutan
Jum'at, 10 Mei 2024 - 17:42 WIB
loading...
A
A
A
Tokoh pemantauan hutan global ini sepakat tentang pentingnya peningkatan akurasi dan mengurangi bias dalam pemantauan tutupan hutan, termasuk tentang pentingnya uji lapangan. Dia juga memuji implementasi SIMONTANA yang didukung ahli di bidangnya yang tidak dimiliki oleh Negara-negara lain. Baca juga: PBB Umumkan Cuaca Panas Ekstrem Membakar Asia Tenggara dan Selatan
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Profesor Indroyono Soesilo mengatakan, pelaku usaha pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) melakukan pemantauan sumber daya hutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di antaranya untuk tata batas, monitoring Rencana Kerja Tahunan, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. “Keterlibatan multi pihak dalam pemantauan hutan, termasuk anggota APHI, telah berkontribusi pada penurunan laju deforestasi di Indonesia,” katanya.
Turut hadir menjadi pembicara pada sesi tersebut Deputy Director of the Forests Program, World Resources Institute (WRI) International Fred Stolle, dan Forest Inventory and Analysis Manager, US Forest Service Dr. Sara Goeking.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia Profesor Indroyono Soesilo mengatakan, pelaku usaha pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) melakukan pemantauan sumber daya hutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di antaranya untuk tata batas, monitoring Rencana Kerja Tahunan, dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. “Keterlibatan multi pihak dalam pemantauan hutan, termasuk anggota APHI, telah berkontribusi pada penurunan laju deforestasi di Indonesia,” katanya.
Turut hadir menjadi pembicara pada sesi tersebut Deputy Director of the Forests Program, World Resources Institute (WRI) International Fred Stolle, dan Forest Inventory and Analysis Manager, US Forest Service Dr. Sara Goeking.
(poe)
Lihat Juga :