Sidang SYL Ungkap Ada Uang Tip untuk Pengawal Presiden Jokowi

Senin, 06 Mei 2024 - 15:56 WIB
loading...
Sidang SYL Ungkap Ada...
Sidang lanjutan dugaan kasus korupsi di Kementan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Senin (29/4/2024). FOTO/MPI/M REFI SANDI
A A A
JAKARTA - Staf Biro Umum Pengadaan Kementerian Pertanian ( Kementan ) Muhammad Yunus mengungkap adanya pemberian uang tip untuk pengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi). Uang tersebut senilai Rp500.000.

Yunus merupakan saksi yang dihadirkan pada persidangan sebelumnya. Karena sidang sempat ditunda, Yunus kembali dihadirkan sidang hari ini yang duduk sebagai terdakwa Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kasdi Subagyono, dan Muhammad Hatta.

Terungkapnya ada uang tip untuk pengawal Jokowi itu bermula saat salah satu pengacara hukum SYL menanyakan soal tabel pengeluaran yang dibuat Yunus dan telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam tabel tersebut, terdapat pengeluaran Rp500.000 dan tercatat dikali tiga.



"Ada beberapa, saya coba ambil ini seperti operasional menteri untuk ajudan RI 1 (presiden) 3 x Rp500.000. Apakah itu untuk pribadi Pak Menteri?" tanya pengacara SYL.

Yunus menjawab jika uang yang ditanyakan itu bukan untuk operasional pribadi SYL. Ia mengaku hal tersebut atas perintah atasannya.

"Kan saya tanya ke Anda, tabel ini tercampur kegiatan menteri yang operasional menteri? Sebentar, sebentar, Anda katakan sudah terpisah, ini semua untuk kebutuhan pribadi. Sekarang kalau saya tanya untuk ajudan RI 1 (presiden) tiga kali Rp500.000 itu?," tanya pengacara SYL.

"Itu maksudnya bukan kebutuhan pribadi saja, kegiatan Pak Menteri di luar itu juga," jawab saksi.

Ketua Majelis Hakim, Rianti Adam Pontoh kemudian mengambil alih pertanyaan. Ia kemudian meminta Saksi apakah memisahkan catatan kepentingan kedinasan dan pribadi SYL.

Baca juga: Terkuak! Kementan Keluarkan Rp3 Juta untuk Kebutuhan Harian di Rumah Dinas SYL

"Ada ngga saudara catat ini untuk kepentingan dinas, ini untuk kepentingan pribadi?," tanya Hakim.

"Itu untuk di luar dinas yang saya catat," jawab Saksi.

"Itu yang di luar dinas yang saudara catat itu diserahkan ke penyidik KPK?," cecar Hakim.

"Iya," jawab Saksi singkat.

Rianto pun kembali memperjelas terkait pengeluaran Rp500 ribu itu.

"Tadi tindak lanjut pertanyaan penasihan hukum tadi apa saudara bisa jawab tadi?," tanya Hakim.

"Kan itu masuknya itu yang 500 ribu kali berapa orang itu," jawab Saksi.

"Rp500.000 untuk apa tadi, ajudan?" cecar Hakim.

"Untuk tip," jawab Saksi.

Rianto kemudian mengkonfirmasi pertanyaan pengacara SYL soal uang tersebut. Pengacara SYL menyebutkan, terdapat pengeluaran Rp500.000 sebanyak tiga kali.

"Paspampres?" tanya Hakim.

"Iya paspamres," jawab Pengacara SYL.

"Paspampres Rp500.000 per orang. Berapa orang? Tiga?" Hakim bertanya lagi.

"Iya di sini tertulis tiga kali Rp500.000," jawab Pengacara SYL lagi.

Hakim pun kemudian beralih bertanya kepada Yunus terkait dirinya pernah mengeluarkan biaya yang dimaksud. "Pernah Pak," jawab Saksi.

"Siapa yang memerintah?" cecar Hakim.

"Pak Isnar, Kasubag saya Pak," jawab saksi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Suap, Ini Kata Purbaya
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved