Gempa M6,1 Guncang Maluku, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Naik Utara Seram
Senin, 06 Mei 2024 - 06:43 WIB
loading...
Gempa berkekuatan Magnitudo 6,1 yang mengguncang Seram Bagian Timur disebabkan adanya aktivitas sesar naik utara Seram. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono menjelaskan gempa berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang Seram Bagian Timur, Maluku pada Senin (6/5/2024) pukul 01.33 WIB.
Gempa yang terjadi di koordinat 3,17° LS; 131,00° BT, atau berlokasi di laut pada jarak 57 Km Tenggara Seram Bagian Timur, Maluku pada kedalaman 19 Kilometer (KM) dipicu adanya aktivitas sesar naik Utara Seram.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Utara Seram (North Seram Thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Daryono.
Baca juga: Gempa Bumi Berkekuatan M6,1 Guncang Seram Maluku
Daryono menambahkan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Teluk Waru, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), daerah Teluk Tolu, Kian Darat, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas IV - V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun).
Daerah Kota Bula dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Kota Fakfak dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
Baca juga: BMKG: Sesar Besar Sumatera di Darat Tidak Akan Memicu Tsunami
Gempa yang terjadi di koordinat 3,17° LS; 131,00° BT, atau berlokasi di laut pada jarak 57 Km Tenggara Seram Bagian Timur, Maluku pada kedalaman 19 Kilometer (KM) dipicu adanya aktivitas sesar naik Utara Seram.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Utara Seram (North Seram Thrust). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Daryono.
Baca juga: Gempa Bumi Berkekuatan M6,1 Guncang Seram Maluku
Daryono menambahkan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Teluk Waru, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), daerah Teluk Tolu, Kian Darat, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas IV - V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun).
Daerah Kota Bula dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Kota Fakfak dengan skala intensitas III - IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
Baca juga: BMKG: Sesar Besar Sumatera di Darat Tidak Akan Memicu Tsunami
Lihat Juga :