BMKG: Sesar Besar Sumatera di Darat Tidak Akan Memicu Tsunami
Jum'at, 03 Mei 2024 - 13:07 WIB
loading...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan sesar besar Sumatera di darat tidak akan memicu tsunami. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan sesar besar Sumatera di darat tidak akan memicu tsunami. Meski begitu, kewaspadaan tetap diperlukan terhadap keberadaan sumber gempa Sesar Sumatera sebagai sumber ancaman gempa di darat.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan hal ini untuk merespons adanya informasi tidak benar yang menghubung-menghubungkan sumber gempa Sesar Sumatera di darat dengan akan tsunami di Sumatera pada 2024.
“Tentu saja ini merupakan berita bohong (hoaks) untuk itu masyarakat diimbau untuk tidak memercayainya, meskipun kita harus selalu siaga karena tinggal di daerah rawan gempa dan tsunami,” tegas Daryono, Jumat (3/5/2024).
Baca juga: Pastikan Tak Terdampak Heat Wave, BMKG: Indonesia Hanya Panas Terik
Daryono pun mengungkapkan terkait potensi gempa di jalur Sesar Sumatera, diharapkan adanya peningkatan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat serta pemerintah, sehingga langkah-langkah mitigasi konkret harus diimplementasikan untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan hal ini untuk merespons adanya informasi tidak benar yang menghubung-menghubungkan sumber gempa Sesar Sumatera di darat dengan akan tsunami di Sumatera pada 2024.
“Tentu saja ini merupakan berita bohong (hoaks) untuk itu masyarakat diimbau untuk tidak memercayainya, meskipun kita harus selalu siaga karena tinggal di daerah rawan gempa dan tsunami,” tegas Daryono, Jumat (3/5/2024).
Baca juga: Pastikan Tak Terdampak Heat Wave, BMKG: Indonesia Hanya Panas Terik
Daryono pun mengungkapkan terkait potensi gempa di jalur Sesar Sumatera, diharapkan adanya peningkatan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat serta pemerintah, sehingga langkah-langkah mitigasi konkret harus diimplementasikan untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi.
Lihat Juga :