alexametrics

Prabowo Sebut Negara Kokoh jika Bisa Swasembada Pangan dan Energi

loading...
Prabowo Sebut Negara Kokoh jika Bisa Swasembada Pangan dan Energi
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga bekal melakukan reorientasi pembangunan dan tata kelola pemerintahan jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bekal melakukan reorientasi pembangunan dan tata kelola pemerintahan jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 mendatang.

Calon Presiden (Capres) Nomor 02 itu menilai, hal itu diperlukan untuk mengubah arah yang tidak benar ke arah yang benar demi kepentingan bangsa.

Prabowo memaparkan, reorientasi pembangunan dan tata kelola pemerintahan bisa diwujudkan jika negara tersebut bisa swasembada pangan, swasembada energi, yaitu bahan bakar, dan swasembada air bersih.



Kemudian, memiliki lembaga-lembaga pemerintahan yang kuat, di Peantaranya sistem yudikatif, hakim-hakim, jaksa-jaksa, polisi-polisi maupun intelijen yang unggul dan jujur.

"Intelijen itu intelin musuh negara, jangan intelin mantan presiden RI, jangan intelin mantan ketua MPR. Jangan intelin anaknya proklamator kita, jangan intelin ulama-ulama besar kita. Kalau mau intelin mantan Pangkostrad, enggak apa-apa," ujar ketua umum Partai Gerindra ini dalam pidato kebangsaannya bertajuk Indonesia Menang di JCC, Senayan, Senin (14/1/2019).

Selain itu, kata dia, reorientasi pembangunan dan tata kelola pemeritahan itu bisa diwujudkan jika angkatan perang yang unggul. Adapun angkatan perang yang unggul dimaksud, tentara yang kuat, tentara rakyat yang setia kepada rakyat dan bangsa, atau tentara yang tidak kalah dengan tentara-tentara terbaik di dunia.

"Bukan karena kita mau gagah-gahan ya," kata mantan Danjen Kopassus itu.
(maf)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak