Masinton PDIP: Demokrasi Mensyaratkan Adanya Oposisi

Rabu, 01 Mei 2024 - 00:01 WIB
loading...
Masinton PDIP: Demokrasi...
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu dalam dialog spesial Rakyat Bersuara bertajuk Ramai Koalisi Negeri Tanpa Oposisi di iNews TV, Selasa (30/4/2024) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ), Masinton Pasaribu memandang keberadaan oposisi atau partai politik yang berada di luar pemerintahan sangat penting. Menurutnya, hal itu merupakan syarat daripada sistem demokrasi.

Hal ini disampaikan Masinton dalam dialog spesial Rakyat Bersuara bertajuk 'Ramai Koalisi Negeri Tanpa Oposisi' di iNews TV, Selasa (30/4/2024) malam. Masinton mengakui memang bersanding adalah hal yang baik setelah bertanding. Namun, bersanding bukan berarti harus ikut ke dalam gerbong pemerintahannya.

"Nah bagi saya, saya meyakini bahwa demokrasi itu mensyaratkan adanya oposisi. Ada oposisi berarti adanya demokrasi di situ," kata Masinton dalam paparannya.



Dalam konteks ketatanegaraan, kata dia, peran parpol yang berada di luar pemerintahan sangat penting untuk menjalankan check and balances bagi pemerintah. Meski begitu, tuturnya, apa yang disampaikan ini tidak dalam kapasitas mewakili partainya, sehingga tidak serta merta apa yang dikatakannya ini sebagai sebuah sinyal PDIP akan mengambil peran oposisi.

"Tetapi dalam pandangan saya, penting Pak (keberadaan oposisi). Artinya dalam kontestasi itu, pemenang ya dia membentuk pemerintahan, menyusun kabinet segala macam. Yang belum menang, ya dia bisa menentukan pilihannya untuk di luar pemerintahan," ujarnya.

Baca juga: Refly Harun Minta PDIP Tidak Tiru Parpol Koalisi AMIN: Belum Apa-apa Sudah Melipir
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved