Rekam Jejak Digital di Ranah Pendidikan
Rabu, 24 April 2024 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mencapai kecakapan digital, para pengguna internet terutama pelajar, di antaranya dapat terus menggali informasi melalui mesin pencarian seperti Google dengan menggunakan kata kunci yang sesuai dan pastikan sumber yang digunakan kredibel dan terpercaya.
Selain itu, pahami kelebihan dan kekurangan media sosial. Komentar maupun unggahan yang kita buat di media sosial tidak mudah untuk dihapus. Oleh karena itu, pastikan kita selalu memiliki jejak digital yang baik. Saat hendak mengunggah atau memberikan komentar, tahan terlebih dahulu selama 5 detik untuk berpikir ulang, apakah kita perlu melakukan unggahan atau komentar tersebut.
“Kita dapat mencapai kecepatan digital kalau kita tahu dan paham ragam peragkat lunak yang kita gunakan dan mesin pencarian di Google untuk jejak digital. Gunakanlah dengan baik,” ujar Khanza.
Kegiatan talk show chip in juga diisi dengan sesi tanya jawab antar peserta dan seluruh narasumber. Seorang siswa melontarkan pertanyaan saat sedang scrolling media sosial, terutama tiktok, selain muncul konten edukasi, juga kerap muncul konten pornografi. Apa yang harus dilakukan para pelajar sebagai pengguna internet untuk mengatasi hal ini?
Pertanyaan ini mendapat tanggapan dari Ari Julianto yang menyatakan apabila kita menemukan konten pornografi di media sosial, kita tidak boleh tinggal diam saja, salah satu caranya adalah kita harus melaporkan seperti ke orang tua. Semakin banyak laporan yang masuk, kemungkinan konten negatif tersebut ditindak secara hukum akan semakin besar.
Kegiatan talk show chip in ”Rekam Jejak Digita di Ranah Pendidikan” merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui Website www.literasidigital.id, Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page Literasi Digital Kominfo dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.
Selain itu, pahami kelebihan dan kekurangan media sosial. Komentar maupun unggahan yang kita buat di media sosial tidak mudah untuk dihapus. Oleh karena itu, pastikan kita selalu memiliki jejak digital yang baik. Saat hendak mengunggah atau memberikan komentar, tahan terlebih dahulu selama 5 detik untuk berpikir ulang, apakah kita perlu melakukan unggahan atau komentar tersebut.
“Kita dapat mencapai kecepatan digital kalau kita tahu dan paham ragam peragkat lunak yang kita gunakan dan mesin pencarian di Google untuk jejak digital. Gunakanlah dengan baik,” ujar Khanza.
Kegiatan talk show chip in juga diisi dengan sesi tanya jawab antar peserta dan seluruh narasumber. Seorang siswa melontarkan pertanyaan saat sedang scrolling media sosial, terutama tiktok, selain muncul konten edukasi, juga kerap muncul konten pornografi. Apa yang harus dilakukan para pelajar sebagai pengguna internet untuk mengatasi hal ini?
Pertanyaan ini mendapat tanggapan dari Ari Julianto yang menyatakan apabila kita menemukan konten pornografi di media sosial, kita tidak boleh tinggal diam saja, salah satu caranya adalah kita harus melaporkan seperti ke orang tua. Semakin banyak laporan yang masuk, kemungkinan konten negatif tersebut ditindak secara hukum akan semakin besar.
Kegiatan talk show chip in ”Rekam Jejak Digita di Ranah Pendidikan” merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD).
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui Website www.literasidigital.id, Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page Literasi Digital Kominfo dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo.
(skr)
Lihat Juga :