7 Perbaikan Pengawasan Itjen Kemenag Naikkan Indeks Reformasi Birokrasi

Selasa, 23 April 2024 - 20:56 WIB
loading...
7 Perbaikan Pengawasan...
Irjen Kemenag Faisal. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama ( Itjen Kemenag ) terus melakukan pembenahan pada aspek pengawasan. Ada tujuh aksi perbaikan pengawasan yang dilakukan dan menaikkan indeks reformasi birokrasi dan integritas.

Irjen Kemenag Faisal menjelaskan, tujuh aksi perbaikan pengawasan itu mencakup penguatan pengawasan internal di PTKN dan madrasah, pengawasan berfokus pada masalah sistemik dan program prioritas menteri.

Selanjutnya perubahan metode pengawasan; peningkatan peran pendampingan pengadaan barang dan jasa, serta bantuan layanan dan haji, program penguatan integritas, penataan SDM, dan pengembangan tata kerja organisasi.

Faisal menyatakan, perbaikan pengawasan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan di Kemenag. Salah satunya pada penguatan pengawasan internal yang diterapkan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) madrasah.

“Dengan ruang lingkup pengawasan yang sangat luas, sedangkan jumlah pengawas sangat terbatas, untuk itu Itjen akan mengoptimalkan pengawasan dengan penguatan Satuan Pengawasan Internal (SPI) di PTK dan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) di Madrasah,” ujar Irjen Faisal pada halalbihalal keluarga besar Itjen Kemenag di Jakarta, Senin (22/4/2024).

Penguatan SPI ini rencananya tidak hanya menyasar pada proses bisnis, namun ditargetkan juga pada penguatan SDM di SPI.

"Untuk itu, beberapa auditor akan ditempatkan di SPI. Selain itu, pada rekrutmen CPNS, direncanakan 272 auditor akan mengisi formasi di SPI,” kata Irjen Faisal.

Sesuai arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, lanjut Faisal, Itjen Kemenag juga turut serta dalam membangun sistem pengendalian internal layanan kepegawaian, proses pengadaan barang dan jasa, serta memastikan efektivitas program prioritas.

“Karenanya, Itjen telah menyiapkan transformasi pengawasan untuk memastikan fokus pengawasan Itjen sudah sesuai dengan arahan Menteri Agama, serta didasarkan pada timeline kegiatan, isu strategis, serta berbasis risiko dan dilaksanakan secara holistik, integratif, dan kolaboratif,” tuturnya.

Aksi perbaikan pengawasan tersebut, lanjut Irjen Faisal, telah terkalibrasi positif pada capaian Kemenag di 2023.

Capaian tersebut, di antaranya: nilai maturitas SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) tahun 2022 naik di level 3.

Nilai IACM (Internal Audit Capability Model) dari BPKP juga naik dari 3,00 menjadi 3,320. Seiring dengan itu, nilai SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dari Menpan RB di Kemenag juga diganjar sangat baik dengan skor 3,58.

Sedangkan indeks tata kelola pengadaan barang dan jasa (ITKP) Kemenag juga berada pada skor 80,74. Nilai ini berada di atas indeks nasional yang hanya 55,45.

Sementara nilai SAKIP Kemenag juga mengalami kenaikan menjadi 74,28, sebelumnya 72,96. Indeks Reformasi Birokrasi semula 76,69 menjadi 78,18.

Hasil survei penilaian integritas (SPI) KPK juga naik menjadi 74,62, dan menjadi salah satu dari lima kementerian/lembaga yang mengalami kenaikan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
BSKDN Kemendagri Tekankan...
BSKDN Kemendagri Tekankan Pentingnya Mentalitas Disiplin ASN sebagai Pelayan Publik
Perkuat Manajemen Talenta...
Perkuat Manajemen Talenta Berbasis Merit Sistem, BSKDN Kemendagri: Bangun ASN Adaptif
Prabowo Sebut Lebih...
Prabowo Sebut Lebih Takut pada Birokrat Korup Ketimbang Kuntilanak
Polri di Bawah Presiden...
Polri di Bawah Presiden Konsekuensi Desain Ketatanegaraan Pascareformasi
Mencari Realitas Indonesia...
Mencari Realitas Indonesia di Luar Jendela Gedung Tinggi: Ilusi Kemajuan RI
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
Indonesia Terlalu Banyak...
Indonesia Terlalu Banyak Regulasi, Bikin Biaya Ekonomi Mahal dan Hambat Investasi Masuk
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Rekomendasi
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved