3 Jenderal Intelijen Indonesia, Nomor 1 Sandang Gelar Guru Besar STIN
Selasa, 23 April 2024 - 20:23 WIB
loading...
Kiri-kanan. Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Kepala BAIS TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo, dan Kepala Baintelkam Polri Komjen Pol Suntana. FOTO KOLASE/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terdapat tiga jenderal yang kini memimpin badan intelijen Republik Indonesia, yakni Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam). Salah satunya dikukuhkan sebagai Guru Besar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Meski sama-sama badan intelijen, tapi BIN, BAIS, dan Baintelkam memiliki lini tugas masing-masing. BIN merupakan alat negara yang menyelenggarakan fungsi Intelijen Dalam dan Luar Negeri. BIN berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. BIN berkedudukan sebagai koordinator penyelenggara intelijen negara.
Adapun BAIS merupakan organisasi yang khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada di bawah komando Mabes TNI. BAIS bertugas menyuplai analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang kepada Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Baca juga: Profil Brigjen Pol Nurul Azizah, Salah Satu Jenderal Wanita Aktif di Polri
Sementara Baintelkam adalah badan pelaksana tugas pokok Polri di bidang intelijen. Baintelkam bertugas membantu Kapolri dalam membina dan menyelenggarakan fungsi intelijen keamanan bagi kepentingan pelaksanaan tugas dan manajemen Polri secara umum guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.
Meski sama-sama badan intelijen, tapi BIN, BAIS, dan Baintelkam memiliki lini tugas masing-masing. BIN merupakan alat negara yang menyelenggarakan fungsi Intelijen Dalam dan Luar Negeri. BIN berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. BIN berkedudukan sebagai koordinator penyelenggara intelijen negara.
Adapun BAIS merupakan organisasi yang khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada di bawah komando Mabes TNI. BAIS bertugas menyuplai analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang kepada Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Baca juga: Profil Brigjen Pol Nurul Azizah, Salah Satu Jenderal Wanita Aktif di Polri
Sementara Baintelkam adalah badan pelaksana tugas pokok Polri di bidang intelijen. Baintelkam bertugas membantu Kapolri dalam membina dan menyelenggarakan fungsi intelijen keamanan bagi kepentingan pelaksanaan tugas dan manajemen Polri secara umum guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.
Lihat Juga :