Akademisi Apresiasi Pembagian Masker oleh PKK dan IKAPTK
Senin, 17 Agustus 2020 - 21:42 WIB
loading...
Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian dan Ketua Umum DPN Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Akmal Malik saat launching virtual Gebrak Masker. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Gerakan Bersama Bagi Masker (Gebrak Masker) yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) demi mencegah penyebaran COVID-19 mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Gerakan ini merupakan arahan langsung Presiden Joko Widodo.
Dukungan tersebut datang dari Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof Juanda yang mengatakan bahwa program Gebrak Masker sebagai bentuk konkret dalam mengatasi penularan COVID-19. "Gerakan dan program serta kebijakan TP PKK untuk ikut membantu menyosialisasikan dan membagikan masker di seluruh Indonesia adalah sangat perlu didukung dan diapresiasikan sebagai bentuk konkret dan nyata guna membantu pemerintah menangani COVID-19," katanya melalui pesan WhatsApp, Senin (17/8/2020).
Keputusan Presiden Jokowi dinilai sangat tepat dalam memberikan arahan langsung kepada PKK untuk sosialisasikan dan membagikan masker kepada masyarakat. Pasalnya, program tersebut akan menjangkau banyak masyarakat karena keberadaan kader PKK ada di seluruh wilayah Indonesia. "Kepedulian ibu-ibu PKK dimaksud salah satu gerakan yang dapat menjangkau dan melibatkan banyak warga sampai ke RT dan RW di kelurahan dan desa," katanya.(Baca juga: 4,5 Juta Kader PKK Diterjunkan Sosialisasi Gerakan Pakai Masker )
Sementara itu, IKAPTK dengan Ketua Umumnya Akmal Malik yang juga merupakan Dirjen Otda Kemendagri merupakan organisasi yang strategis. Beranggotakan 65.000 se-Indonesia yang menduduki jabatan dari lurah hingga Dirjen. Bahkan ada yang menjabat gubernur, bupati, wali kota dan anggota legislatif.
Menurut Juanda, kebersamaan PKK dengan IKAPTK maupun komponen masyarakat lain dalam menjalankan program Gebrak Masker ini akan sangat efektif dalam menekan penularan virus corona.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Marcus Priyo Gunarto menyatakan bahwa arahan Presiden Jokowi membagi masker dan sosialisasi protokol kesehatan melalui PKK merupakan langkah tepat. Gerakan PKK merupakan gerakan nasional yang sudah sampai ke kampung-kampung.
"Dengan melibatkan ibu-ibu maka gerakan menggunakan masker akan lebih cepat terlaksana secara meluas, karena kalau ibu-ibu yang mengingatkan terhadap anggota keluarga akan lebih mengena dan ditaati," katanya.(Baca juga: Warganet Apresiasi #GebrakPKKDidukung Trending Topic di Indonesia )
Dukungan tersebut datang dari Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof Juanda yang mengatakan bahwa program Gebrak Masker sebagai bentuk konkret dalam mengatasi penularan COVID-19. "Gerakan dan program serta kebijakan TP PKK untuk ikut membantu menyosialisasikan dan membagikan masker di seluruh Indonesia adalah sangat perlu didukung dan diapresiasikan sebagai bentuk konkret dan nyata guna membantu pemerintah menangani COVID-19," katanya melalui pesan WhatsApp, Senin (17/8/2020).
Keputusan Presiden Jokowi dinilai sangat tepat dalam memberikan arahan langsung kepada PKK untuk sosialisasikan dan membagikan masker kepada masyarakat. Pasalnya, program tersebut akan menjangkau banyak masyarakat karena keberadaan kader PKK ada di seluruh wilayah Indonesia. "Kepedulian ibu-ibu PKK dimaksud salah satu gerakan yang dapat menjangkau dan melibatkan banyak warga sampai ke RT dan RW di kelurahan dan desa," katanya.(Baca juga: 4,5 Juta Kader PKK Diterjunkan Sosialisasi Gerakan Pakai Masker )
Sementara itu, IKAPTK dengan Ketua Umumnya Akmal Malik yang juga merupakan Dirjen Otda Kemendagri merupakan organisasi yang strategis. Beranggotakan 65.000 se-Indonesia yang menduduki jabatan dari lurah hingga Dirjen. Bahkan ada yang menjabat gubernur, bupati, wali kota dan anggota legislatif.
Menurut Juanda, kebersamaan PKK dengan IKAPTK maupun komponen masyarakat lain dalam menjalankan program Gebrak Masker ini akan sangat efektif dalam menekan penularan virus corona.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Marcus Priyo Gunarto menyatakan bahwa arahan Presiden Jokowi membagi masker dan sosialisasi protokol kesehatan melalui PKK merupakan langkah tepat. Gerakan PKK merupakan gerakan nasional yang sudah sampai ke kampung-kampung.
"Dengan melibatkan ibu-ibu maka gerakan menggunakan masker akan lebih cepat terlaksana secara meluas, karena kalau ibu-ibu yang mengingatkan terhadap anggota keluarga akan lebih mengena dan ditaati," katanya.(Baca juga: Warganet Apresiasi #GebrakPKKDidukung Trending Topic di Indonesia )
Lihat Juga :