Mantan Bupati Muna Rusman Emba Dituntut 3 Tahun 5 Bulan Penjara
Kamis, 18 April 2024 - 16:05 WIB
loading...
Mantan Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba dituntut hukuman pidana penjara selama 3 tahun 5 bulan dalam kasus dugaan suap pengurusan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah Kabupaten Muna di Kemendagri 2021-2022. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Mantan Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba dituntut hukuman pidana penjara selama 3 tahun 5 bulan dalam kasus dugaan suap pengurusan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah Kabupaten Muna di Kemendagri 2021-2022. Jaksa penuntut umum (JPU) meminta, agar majelis hakim yang menangani perkara itu dapat menyatakan perbuatan Rusman Emba bersalah dan melanggar undang-undang (UU).
Mereka juga meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Rusman Emba. Hal dilayangkan oleh JPU saat membacakan nota tuntutan di sidang lanjutan kasus dugaan suap dalam pengurusan dana pinjaman PEN daerah Kabupaten Muna di Kemendagri 2021-2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa La Ode Muhammad Rusman Emba berupa pidana penjara selama 3 tahun 5 bulan dan pidana denda sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan," kata JPU.
Baca juga: Hari Ini, JPU Bacakan Tuntutan Eks Bupati Muna Terkait Kasus Korupsi Dana PEN
Dalam tuntutan hukuman tersebut, JPU turut membeberkan pertimbangan yang memberatkan. Salah satunya, perbuatan Rusman Emba diyakini tak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Hal-hal meringankan, terdakwa mempunyai tanggungan keluarga, terdakwa sopan dan menghargai persidangan, terdakwa belum pernah dihukum," terang JPU.
Dalam perkaranya, Rusman Emba diduga menyuap eks Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri periode Juli 2020-2021 Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto. Tak tanggung-tanggung, Rusman Emba menyuap Ardian sebesar Rp2,4 miliar.
Mereka juga meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Rusman Emba. Hal dilayangkan oleh JPU saat membacakan nota tuntutan di sidang lanjutan kasus dugaan suap dalam pengurusan dana pinjaman PEN daerah Kabupaten Muna di Kemendagri 2021-2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa La Ode Muhammad Rusman Emba berupa pidana penjara selama 3 tahun 5 bulan dan pidana denda sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan," kata JPU.
Baca juga: Hari Ini, JPU Bacakan Tuntutan Eks Bupati Muna Terkait Kasus Korupsi Dana PEN
Dalam tuntutan hukuman tersebut, JPU turut membeberkan pertimbangan yang memberatkan. Salah satunya, perbuatan Rusman Emba diyakini tak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Hal-hal meringankan, terdakwa mempunyai tanggungan keluarga, terdakwa sopan dan menghargai persidangan, terdakwa belum pernah dihukum," terang JPU.
Dalam perkaranya, Rusman Emba diduga menyuap eks Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri periode Juli 2020-2021 Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto. Tak tanggung-tanggung, Rusman Emba menyuap Ardian sebesar Rp2,4 miliar.
Lihat Juga :