Sikapi Kecurangan Pemilu 2024, Mahkamah Rakyat Dinilai Jadi Alternatif Mencari Keadilan

Senin, 15 April 2024 - 21:31 WIB
loading...
Sikapi Kecurangan Pemilu...
Mahkamah Rakyat dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mencari keadilan sekaligus membongkar kecurangan Pemilu 2024 yang telah dirasakan masyarakat. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mahkamah Rakyat dinilai menjadi salah satu alternatif untuk mencari keadilan sekaligus membongkar segala bentuk kecurangan yang terjadi selama Pemilu 2024 yang telah dirasakan masyarakat.

Hal ini dikatakan Sejarawan yang juga Profesor BRIN, Asvi Warman Adam dalam diskusi bertajuk 'Mahkamah Rakyat Untuk Keadilan Pemilu, Perlukah?' yang digelar secara daring, Senin (15/4/2024).

"Mahkamah rakyat ini akhirnya menjadi semacam jalan alternatif untuk mencari keadilan," kata Asvi dalam paparannya.

Baca juga: Soal Putusan Sengketa Pilpres 2024, MK Pastikan Sesuai Jadwal

Sehingga, kata dia, hal ini menjadi landasan yang sangat berharga untuk bagi gerakan sipil di manapun yang tengah mencari keadilan, serta ingin menembus kebuntuan keadilan lewat penyelenggaraan sebuah mahkamah rakyat.

"Terutama ketika hukum dan keadilan melalui lembaga resmi tidak lagi bisa diharapkan, nah inilah yang saya kira membuat saya ingin mendukung dan menilai perlu adanya people tribunal ini," ujarnya.

Meskipun proses hukum masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK), Asvi berpandangan bahwa harus ada perhatian terhadap catatan-catatan keprihatinan yang masif dan terus disuarakan oleh para pegiat masyarakat sipil hingga guru besar atas pelaksanaan Pemilu 2024 ini.

"Ini saya kira bukan sekadar pelanggaran pemilu biasa, tetapi suatu orkestrasi dugaan penyelewengan kekuasaan yang berlangsung bahkan jauh sebelum pemilu itu diselenggarakan," ujarnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Presiden Ini Menang...
Presiden Ini Menang Pilpres 7 Kali Berturut-turut, Rival Menuduhnya Curang
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved