PDIP Diharapkan Jadi Motor Penggerak Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024
Senin, 15 April 2024 - 14:05 WIB
loading...
Pakar politik, Ikrar Nusa Bhakti berharap PDIP menjadi motor penggerak bergulirnya hak angket kecurangan Pemilu 2024 di DPR. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) diharapkan menjadi motor penggerak bergulirnya hak angket kecurangan Pemilu 2024 di DPR. Saat ini wacana hak angket kecurangan Pemilu 2024 meredup.
Pakar politik, Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, menjadi motor penggerak hak angket penting untuk membuktikan PDIP benar-benar ingin melawan cara berpolitik dan berdemokrasi yang kotor dan pragmatis, seperti yang terjadi pada Pemilu 2024.
"Sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif dan partai terbesar di Indonesia, PDI Perjuangan harus menunjukkan bahwa mereka tetap rawe-rawe rantas, malang-malang putung (Jika ada yang menghalangi atas maksud dan tujuan yang sudah dicanangkan agar dapat disingkirkan atau dipatahkan), jadi jangan kemudian melempem," kata Ikrar dalam keterangannya, Senin (15/4/2024).
Ikrar meyakini, jika PDI Perjuangan mengajukan Hak Angket, maka akan ada langkah yang sama dan dukungan dari partai lainnya, seperti Partai Persatuan Indonesia (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan, tidak tertutup kemungkinan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan individu-individu dari partai yang berkoalisi mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan turut memberikan dukungan.
Pakar politik, Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, menjadi motor penggerak hak angket penting untuk membuktikan PDIP benar-benar ingin melawan cara berpolitik dan berdemokrasi yang kotor dan pragmatis, seperti yang terjadi pada Pemilu 2024.
"Sebagai partai pemenang Pemilu Legislatif dan partai terbesar di Indonesia, PDI Perjuangan harus menunjukkan bahwa mereka tetap rawe-rawe rantas, malang-malang putung (Jika ada yang menghalangi atas maksud dan tujuan yang sudah dicanangkan agar dapat disingkirkan atau dipatahkan), jadi jangan kemudian melempem," kata Ikrar dalam keterangannya, Senin (15/4/2024).
Ikrar meyakini, jika PDI Perjuangan mengajukan Hak Angket, maka akan ada langkah yang sama dan dukungan dari partai lainnya, seperti Partai Persatuan Indonesia (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan, tidak tertutup kemungkinan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan individu-individu dari partai yang berkoalisi mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, akan turut memberikan dukungan.
Lihat Juga :