Korlantas Catat Kecelakaan Motor Paling Banyak Terjadi Selama Arus Mudik Lebaran 2024
Jum'at, 12 April 2024 - 17:58 WIB
loading...
Kakorlantas Irjen Pol Aan Suhanan mencatat bahwa kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2024 paling banyak melibatkan pengendara sepeda motor. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Aan Suhanan mencatat bahwa kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2024 paling banyak melibatkan pengendara sepeda motor.
"Yang terlibat kecelakaan masih sepeda motor yang tertinggi. Sepeda motor ini masih tertinggi itu 73 persen," ujar Aan Suhanan kepada wartawan, Jumat (12/4/2024).
Baca juga: Pemudik: Contraflow Urai Kemacetan, tapi Mengundang Kecelakaan Maut
"Disusul oleh kendaraan angkut orang atau bus 12 persen. Kemudian disusul oleh angkutan barang 10 persen dan mobil pribadi 2 persen. Yang lainnya 3 persen," sambungnya.
Aan menjelaskan pihaknya mencatat ribuan insiden kecelakaan yang terjadi, baik di ruas jalan tol maupun arteri. Namun, Aan menegaskan bahwa angka tersebut mengalami penurunan jika dibanding tahun sebelumnya.
"Secara nasional kecelakaan lalu lintas ini ada penurunan dari 2.159 turun menjadi 1.835 atau turun 15 persen," jelasnya.
Penurunan jumlah kecelakaan itu, kata Aan, berbanding lurus dengan menurunnya jumlah korban jiwa yang ditimbulkan.
Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah, Sopir Bus Ditetapkan Jadi Tersangka
"Kemudian yang meninggal juga ini turun, ya 3% dari 291 menjadi 281. Untuk luka berat ini ada kenaikan 13 persen dari 281 menjadi 317. Untuk luka ringan turun 3.036 menjadi 2.424. Itu kita bandingkan masa arus mudik dan balik tahun lalu 2023," tutup Aan.
"Yang terlibat kecelakaan masih sepeda motor yang tertinggi. Sepeda motor ini masih tertinggi itu 73 persen," ujar Aan Suhanan kepada wartawan, Jumat (12/4/2024).
Baca juga: Pemudik: Contraflow Urai Kemacetan, tapi Mengundang Kecelakaan Maut
"Disusul oleh kendaraan angkut orang atau bus 12 persen. Kemudian disusul oleh angkutan barang 10 persen dan mobil pribadi 2 persen. Yang lainnya 3 persen," sambungnya.
Aan menjelaskan pihaknya mencatat ribuan insiden kecelakaan yang terjadi, baik di ruas jalan tol maupun arteri. Namun, Aan menegaskan bahwa angka tersebut mengalami penurunan jika dibanding tahun sebelumnya.
"Secara nasional kecelakaan lalu lintas ini ada penurunan dari 2.159 turun menjadi 1.835 atau turun 15 persen," jelasnya.
Penurunan jumlah kecelakaan itu, kata Aan, berbanding lurus dengan menurunnya jumlah korban jiwa yang ditimbulkan.
Baca juga: Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah, Sopir Bus Ditetapkan Jadi Tersangka
"Kemudian yang meninggal juga ini turun, ya 3% dari 291 menjadi 281. Untuk luka berat ini ada kenaikan 13 persen dari 281 menjadi 317. Untuk luka ringan turun 3.036 menjadi 2.424. Itu kita bandingkan masa arus mudik dan balik tahun lalu 2023," tutup Aan.
(kri)
Lihat Juga :